Puasa Ramadhan
Begini Saran Ahli Gizi Cara Menjinakkan GERD dan Asam Lambung Saat Puasa
Makanan pedas, asam ataupun terlalu asin, kerap disalahkan sebagai penyebab masalah asam lambung yang naik.
Makanan pedas, asam ataupun terlalu asin, kerap disalahkan sebagai penyebab masalah asam lambung yang naik.
SERAMBINEWS.COM - Tak terasa puasa Ramadhan 1444 H kian dekat. Bagi Anda penderita asam lambung waspadai penyakit satu ini.
Hal ini jangan sampai menganggu kesehatan selama menjalani puasa.
Makanan pedas, asam ataupun terlalu asin, kerap disalahkan sebagai penyebab masalah asam lambung yang naik.
Memang jenis makanan tersebut bisa menjadi pemicunya.
Namun, sedikit yang tahu bahwa beberapa bumbu yang ada di dapur Anda, ternyata juga bisa menjadi biang kerok asam lambung naik.
Bumbu dapur seperti bawang putih, bawang bombay, dan cabai dapat menyebabkan produksi asam lambung meningkat.
Umat muslim akan melakukan ibadah puasa sesuai dengan kewajibannya.
Lalu bagaimana penderita asam lambung, apakah aman melakukan puasa?
Dikutip dari Tribun Batam, Dokter spesialis gizi klinik di Laboratorium Gizi Fakultas Kedokteran UNS dan RSUD Moewardi, Dr Amelya Augusthina Ayusari MGizi SpGK menjelaskan, jika di Indonesia ada yang melakukan penelitian tentang hal itu.
Dalam penelitian tersebut, kelompok dibagi menjadi 2, kelompok pertama pasien yang menderita asam lambung dan tetap berpuasa, sedangkan kelompok kedua pasien yang menderita asam lambung namun tidak berpuasa.
Lalu apa hasil dari penelitian tersebut?
"Ada penelitian di Indonesia tentang pasien yang menderita sakit lambung," papar Dr Amelya.
"Kelompok pertama, pasien ini berpuasa saat sakit asam lambung, kelompok kedua tidak berpuasa," jelasnya.
Saat kelompok pertama pertama diuji, ternyata keluhan sakit lambungnya berkurang secara signifikan.
Berbeda dengan kelompok kedua yang masih tetap mengeluhkan sakit asam lambung.
"Kemudian hasil pasien yang berpuasa saat sakit asam lambung, keluhan sakit lambungnya justru berkurang," kata dia.
"Sedang yang kelompok lain, tetap mengeluhkan sakit lambung dengan tidak berpuasa," ungkapnya.
Teraturnya waktu makan, seperti saat sahur dan berbuka ternyata mampu mempengaruhi kesehatan lambung kita pada umumnya.
Meskipun yang harus diperhatikan adalah tetap menjalani pantangan untuk tidak makan pedas, gorengan maupun soda saat kita hendak Sahur maupun berbuka.
"Setelah diteliti ternyata, makanan yang teratur di jam seperti berbuka dan Sahur mempengaruhi kesehatan lambungnya," paparnya.
"Meskipun makanannya harus diperhatikan, seperti tidak makan pedas, gorengan maupun soda," ujar Dr Amelya.
Artikel ini telah tayang di TribunPontianak.co.id dengan judul Saat Puasa, Begini Saran Ahli Gizi Cara Menjinakkan GERD dan Asam Lambung,
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/puasaramadhan1441h.jpg)