Lamaran Kerja Tulis Tangan
5 Tips Membuat Surat Lamaran Kerja Tulis Tangan Yang Benar
Untuk membuat surat lamaran kerja tulis tangan yang benar, berikut beberapa poin penting yang perlu kamu perhatikan
SERAMBINEWS.COM,- Membuat dan mengirimkan surat lamaran kerja sangat penting dilakukan saat kamu ingin menempati sebuah posisi yang sedang kosong di suatu perusahaan.
Apalagi jika kamu pelamar yang masih minim pengalaman.
Surat lamaran kerja menjadi awal perkenalan kamu dengan perusahaan yang membuka lowongan kerja tersebut.
Nantinya didalam surat lamaran kerja, pihak perekrut akan melihat profil diri lengkap dari kamu sebagai pelamar dan melihat ketepatan struktur penulisan surat lamaran kerja yang dikirimkan.
Saat ini memang sudah ada banyak perusahaan yang membolehkan proses lamaran kerja dilakukan secara online dan dikirimkan melalui email.
Meski demikian, masih banyak juga perusahaan yang mewajibkan para pelamar untuk membuat lamaran kerja dengan tulis tangan. Alasannya juga bermacam – macam tergantung pada kebijakan perusahaan tersebut.
Namun, sebagian besar menyebutkan bahwa tulisan tangan seseorang bisa menunjukkan kepribadiannya.
Perlu kamu ketahui, hampir semua orang bisa membuat surat lamaran kerja dengan tulis tangan, namun belum tentu bisa membuatnya dengan benar.
Mengingat ini merupakan surat resmi maka ada banyak faktor yang perlu diperhatikan mulai dari tata bahasa Indonesia, format penulisan, hingga isi secara keseluruhan.
Untuk membuat surat lamaran kerja tulis tangan yang benar, berikut beberapa poin penting yang perlu kamu perhatikan :
1. Menulis Pada Kertas Folio Bergaris
Sangat dianjurkan untuk membuat surat lamaran kerja dengan tulis tangan di atas kertas folio bergaris. Sebab, kertas tersebut akan membantu kamu untuk menulis lebih rapi.
Jika menulisnya di atas kertas HVS yang tidak ada garisnya, bisa – bisa tulisan kamu naik turun tidak beraturan.
2. Wajib Menggunakan Pulpen
Jangan pernah membuat surat lamaran kerja tulis tangan dengan menggunakan pensil atau spidol.
Tulislah surat lamaran kerja dengan pulpen bertinta hitam atau biru. Namun lebih disarankan menggunakan warna hitam agar terlihat lebih formal dan profesional.
3. Menulis Surat Lamaran Kerja Yang Rapi
Kamu harus menulis surat lamaran kerja dengan rapi atau mungkin kamu bisa mencoba dengan menggunakan huruf tegak sambung.
Jangan sampai tulisan kamu yang kurang rapi di surat lamaran kerja membuat perektur jadi kesulitan membacanya.
4. Menggunakan Bahasa Yang Formal
Meskipun membuat surat lamaran kerja dengan tulis tangan, namun kamu tetap harus menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar.
Meski demikian, biasanya juga diperbolehkan menggunakan bahasa Inggris sebagai nilai tambah.
Jangan lupa menulis surat lamaran kerja yang sesuai dengan kaidah Ejaan Yang Disempurnakan (EYD) serta mengacu pada Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).
Intinya, kamu jangan sampai menyisipkan bahasa daerah atau bahkan bahasa gaul yang tidak formal, sekalipun melamar di perusahaan start up modern.
5. Hindari Menggunakan Correction Pen
Salah satu kelemahan membuat surat lamaran kerja tulis tangan memang jika terjadi kesalahan dalam penulisan maka tidak bisa semudah menghapus jika menggunakan Ms. Word.
Saat terjadi kesalahan penulisan, kamu jangan sampai menggunakan correction pen atau tip-x karena hal itu akan membuat surat menjadi sangat tidak rapi.
Jika salah menulis, alangkah baiknya kamu mengulangi lagi menulis dengan menggunakan kertas folio baru. Karena itu, kamu harus hati – hati membuatnya.
Meski kamu fresh graduate namun tetap harus memperhatikan kelima tips yang sudah disebutkan diatas.
Kemudian agar tidak salah membuatnya, kamu bisa lihat contoh surat lamaran kerja tulis tangan yang banyak berterbaran di internet. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/freepikcomosaba.jpg)