Berita Banda Aceh

Stok BBM Hingga LPG di Aceh Aman

pihak PT Pertamina memastikan stok Bahan Bakar Minyak (BBM), hingga LPG di Aceh aman.

Editor: mufti
SERAMBI/MUHAMMAD NASIR
TINJAU SPBU - Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Freddy Anwar, saat meninjau SPBU Lamsayeun, Aceh Besar pada Rabu (29/3/2023) pagi. 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Selama bulan Ramadhan hingga memasuki masa mudik lebaran Idul Fitri 1444 Hijriah, pihak PT Pertamina memastikan stok Bahan Bakar Minyak (BBM), hingga LPG di Aceh aman. Sehingga pihak BUMN ini menjamin pergerakan masyarakat akan tetap lancar.

Hal itu disampaikan oleh Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Freddy Anwar, saat meninjau SPBU Lamsayeun, Aceh Besar pada Rabu (29/3/2023) pagi. Kunjungan itu untuk memantau kesiapan jajarannya berserta SPBU dalam menghadapi Ramadhan dan Idul Fitri.

Freddy menjelaskan, dari pantauan pihaknya ketersedian BBM hingga LPG aman untuk wilayah Aceh. Karena selama ini kapal tangker terus datang dengan rutin memasok BBM ke terminal BBM di Krueng Raya, Meulaboh, Lhokseumawe, dan Sabang.

"Kita monitor rutin stok, ada terminal BBM Krueng Raya, ada Lhokseumawe, Meulaboh, dan Sabang. Saya pastikan kondisinya aman, karena kapal tangker kita jalan terus. Begitu juga dengan stok di SPBU, saya yakinkan masyarakat kita aman," ujar Freddy yang didampingi oleh pejabat Pertamina dan Ketua Hiswana Migas Aceh Nahrawi Noerdin.

Dikatakan Freddy, saat sudah masuk minggu mudik lebaran Idul Fitri nanti, Pertamina akan melakukan penambahan stok, baik itu stok BBM subsudi dan nonsubsidi, LPG serta avtur. Penambahan ini dilakukan untuk memastikan kecukupan pasokan energi di Aceh pada saat bulan Ramadan dan Idul Fitri.

Bahkan, khusus untuk LPG, Pertamina sudah melakukan penambahan hingga 4 persen sejak sebelum Ramadhan. Hal itu mengingat karena di Aceh memiliki tradisi hari meugang, yang tentunya konsumsi kebutuhan rumah tangga, salah satunya LPG akan meningkat drastis.

Pihak PT Permina yang sudah sejak awal memahami akan tradisi kearifan lokal Aceh itu, sudah mengantisipasi sejak awal dengan melakukan penambahan jelang hari meugang. (mun)

Ajak Masyarakat Beralih ke Bright Gas

Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Freddy Anwar juga mengatakan, pihak Pertamina juga terus mendorong supaya program subsidi dapat tepat sasaran.

Bahkan,saat ini Pertamina terus mengencarkan program trade in (tukar tabung), yaitu dengan menukarkan 2 tabung LPG 3 kg menjadi 1 tabung bright gas 5,5 kg.

"Saya  melihat antusiasme warga untuk program ini sangat bagus, ini juga akan memberikan indikasi penjualan bright gas akan semakin membaik, baik yang 5,5 kg maupun 12 kg," ujarnya.

Ia menekankan, supaya tabung LPG 3 Kg hanya digunakan oleh masyarakat yang memang penerima manfaat, sebagaimana sudah diatur dalam aturan. Sedangkan masyarakat kelas atas, pelaku usaha restoran, hotel, usaha pariwisata lainnya ditekan menggunakan LPG non subsidi atau tabung pink. (mun)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved