Banjir Ikan
Lampulo Banjir Ikan, Harga Lelang Ikan Kualitas Medium
Pada tanggal 2 April 2023, jumlah kapal/boat tangkap ikan yang masuk dan membongkar ikan ada 29 unit kapal, volume ikannya mencapai 154,7 ton.
Penulis: Herianto | Editor: Ansari Hasyim
Laporan Herianto I Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Memasuki minggu pertama bulan April, harga lelang ikan kualitas medium di Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Kutaradja, Banda Aceh berangsur turun. Penurunan harga lelang itu, karena meningkatnya volume hasil tangkapan nelayan.
“Pada minggu pertama bulan April ini, hasilnya meningkat dari 150 ton naik menjadi 170 ton/hari,” kata Kepala UPTD PPS Kutaradja Lampulo, Fani kepada Serambinews.com, Selasa (4/4) di Banda Aceh.
Harga lelang ikan di PPS Kutaradja, sebut Fani, sangat dipengaruhi oleh jumlah hasil tangkapan boat nelayan yang membongkar ikan di dermaga PPS Kutaradja Lampulo ini.
Pada tanggal 2 April 2023, jumlah kapal/boat tangkap ikan yang masuk dan membongkar ikan ada 29 unit kapal, volume ikannya mencapai 154,7 ton.
• Harga Emas Batangan LM 99,999 Persen di Langsa Per 4 April 2023 Rp 950.000/Gram, Ini Rinciannya
Adapun jenis ikan yang dibawa pulang adalah, ikan lisong 14,1 ton, ikan layang 28,1 ton, tongkol kirai 16,8 ton, yellow fin 16,8 ton dan cakalang 78,7 ton. Sementara harga lelangnya berkisar Rp 12.000 – Rp 43.000/Kg.
Pada tanggal 3 April 2023, jumlah boat yang masuk membongkar hasil tangkapan ikannya di dermaga PPS Kutaradja mencapai 30 unit kapal dengan jumlah ikan yang diturunkan sebanyak 172,9 ton.
Adapun jenis ikannya adalah, ikan layang 24,3 ton, lisong 17,2 ton, tongkol kiray 24,1 ton, yellow fin 25 ton dan cakalang 81,7 ton. Harga lelangnya turun berkisar Rp 11.00 – Rp 42.000/Kg.
Meningkatnya hasil tangkapan ikan nelayan, kata Fani, telah menurunkan harga lelang dan jual ikan secara eceran. Namun penurunannya masih dalam batas yang wajar, yaitu dari Rp 12.000/Kg, turun menjadi Rp 11.000/Kg untuk ikan kualitas medium dan kualitas premium, turun dari Rp 43.000/Kg menjadi Rp 42.000/Kg.
Meningkatnya volume pendaratan ikan di dermaga PPS Kutaradja, ungkap Fani, disebabkan, banyak boat-boat tangkap ikan dari kabupaten/kota, membongkar ikan hasil tangkapannya di dermaga PPS Kutaradja Lampulo.
Alasan mereka membongkar hasil tangkapan ikannya di dermaga PPS Kutaradja Lampulo ini, sebut Fani, pertama harga jualnya kompetitif dan pembelinya banyak. Kedua, setelah bongkar ikan, bisa kembali melaut lagi, dekat dengan lokasi tempat banyak ikan bermain yaitu Lautan Samudera Hindia.
Kalau dibongkar di Pidie atau Meulaboh, kata Fani, pembelinya terbatas, karena di Pelabuhan Perikanan di Pidie dan Meulaboh, Aceh Barat, belum banyak pedagang yang siap membeli ikan dalam partai besar. Sementra di dermaga PPS Kutaradja Lampulo ini, cukup banyak.
Setiap musim banyak ikan, kata Fani, pedagang ikan antar pulau dari Sumut, Padang, Riau, Batam, Jakarta dan Surabaya, turun ke dermaga PPS Kutaradja Lampulo untuk beli ikan segar dan beku.
Selain itu, di Kompleks PPS Kutaradja Lampulo ini, banyak terdapat perusahaan pembekuan ikan, sehingga daya belinya terhadap ikan segar hasil tangkapan nelayan sangat tinggi dan harganya cukup bersaing.
Kadis Kelautan dan Perikanan Aceh, Aliman SPi, MSi mengatakan, sudah menjadi kebiasaan boat-boat tangkap ikan dari wilayah pesisir pantai - timur utara dan barta - selatan Aceh, jika hasil tangkapannya banyak, mereka membongkar dan melelang maupun menjual ikannya di dermaga PPS Kutaradja Lampulo.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/tangkap-ikan-98789.jpg)