Berita Banda Aceh

Cuaca Buruk, Lion Air Sempat Gagal Mendarat di Bandara SIM

akhirnya pesawat lion yang mengangkut 202 penumpang dan 7 kru melakukan return to base( RTB) atau kembali ke bandara asal.

Penulis: Muhammad Nasir | Editor: Nur Nihayati
DOK ANGKASA PURA I VIA TRIBUNNEWS
Ilustrasi - Pesawat Lion Air 

akhirnya pesawat lion yang mengangkut 202 penumpang dan 7 kru melakukan return to base( RTB) atau kembali ke bandara asal.


Laporan Muhammad Nasir I Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Pesawat Lion Air penerbangan rute Bandar Udara Internasional Kualanamu di Sumatera Utara (KNO) - Bandar Udara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM) Blang Bintang, Aceh Besar sempat gagal mendarat, Selasa (2/5/2023) siang.

Pesawat tersebut gagal mendarat akibat cuaca buruk yang melanda wilayah Aceh Besar.

Pesawat tersebut lepas landas di Kualanamu pukul 12.30 WIB dan dijadwalkan tiba di Bandara SIM pukul 13.40 WIB.

Namun saat akan mendarat, cuaca di kawasan Bandara SIM tidak mendukung, karena angin kencang yang berhembus dikhawatirkan akan mengganggu kestabilan pesawat. Akhirnya pesawat kembali lagi ke Kualanamu.

Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro mengatakan, karena kondisi cuaca yang tidak memungkin untuk mendarat, akhirnya pesawat lion yang mengangkut 202 penumpang dan 7 kru melakukan return to base( RTB) atau kembali ke bandara asal.

“Penerbangan JT-306 kembali ke bandar udara asal (return to base/ RTB) dikarenakan kondisi angin di Bandar Udara Sultan Iskandar Muda yang kurang baik,” ujar Danang.

Katanya, kondisi tersebut berupa tingginya kecepatan angin yang bergerak searah dengan arah pendaratan pesawat yang tidak memenuhi persyaratan keselamatan penerbangan karena dapat mengganggu kestabilan pesawat saat akan mendarat.

Menurutnya, Pilot sangat mematuhi batasan kecepatan angina yang diizinkan dalam penerbangan untuk memastikan keselamatan dan stabilitas pesawat selama penerbangan dan pendaratan.

Keputusan untuk kembali ke bandar udara asal karena cuaca yang kurang baik tersebut adalah keputusan yang tepat sebagai prioritas keselamatan penerbangan.

Ia menjelaskan, pilot mempertimbangkan banyak faktor sebelum mengambil keputusan untuk kembali ke bandar udara asal, termasuk kondisi aktual cuaca dan perkiraan cuaca di sepanjang rute penerbangan, kemampuan pesawat dan faktor-faktor lain yang mendukung operasional penerbangan berjalan normal.

Akhirnya, pesawat dengan nomor penerbangan JT-306 mengudara dari Bandar Udara Internasional Kualanamu pukul 17.04 WIB dan sudahmendarat di Bandar Udara Internasional Sultan Iskandar Muda pukul 18.00 WIB. (*)
 
 
 
 


Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved