Kamis, 23 April 2026

Berita Aceh Besar

BMKG akan Bangun Alat Pendeteksi Tsunami di Aceh Besar 

“Kami memohon dukungan dari Pemkab Aceh Besar, sehingga alat pendeteksi tsunami ini bisa segera terwujud di Aceh Besar,” kata Andi, Jumat (19/5/2023).

Penulis: Indra Wijaya | Editor: Nurul Hayati
For Serambinews.com
Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Besar Drs Sulaimi MSi menerima audiensi dan silaturahmi Kepala Stasiun Geofisika Aceh Besar, Andi Azhar Rusdin di ruang kerjanya, Jumat siang (19/5/2023). 

“Kami memohon dukungan dari Pemkab Aceh Besar, sehingga alat pendeteksi tsunami ini bisa segera terwujud di Aceh Besar,” kata Andi, Jumat (19/5/2023).

Laporan Indra Wijaya | Aceh Besar 

SERAMBINEWS.COM,JANTHO – Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Besar Drs Sulaimi MSi memberikan apresiasi kepada Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) yang akan membangun alat pendeteksi tsunami (Tsunami Gauge) di Kabupaten Aceh Besar. 

Kepala Stasiun Geofisika Aceh Besar, Andi Azhar Rusdin menerangkan, alat pendeteksi tsunami ini sangat berguna, terlebih bagi wilayah yang rawan terjadi gempa dan tsunami seperti Aceh. 

“Kami memohon dukungan dari Pemkab Aceh Besar, sehingga alat pendeteksi tsunami ini bisa segera terwujud di Aceh Besar,” kata Andi, Jumat (19/5/2023).

Dalam kesempatan itu, Andi juga menjelaskan, pihaknya dalam tahun ini akan menempatkan alat sensor gempa yang dipasang dekat Kantor Camat Pulo Aceh dan dekat UPTD Peternakan di Pulo Aceh.

Diharapkan dengan hadirnya tsunami gauge itu akan membantu masyarakat agar lebih mawas diri, mengingat Aceh merupakan salah satu daerah yang rawan terjadinya musibah gempa dan tsunami.

“Insya Allah, alat sensor gempa dan pendeteksi tsunami ini akan berguna bagi masyarakat, terutama masyarakat yang bertempat tinggal di wilayah pesisir pantai,” terang Andi Azhar.  

Sementara itu, Sekdakab Aceh Besar Sulaimi mengatakan, kehadiran alat pendeteksi tsunami tersebut sangat berguna bagi masyarakat Aceh Besar.

Baca juga: Gempa M 5,0 Guncang Pacitan Jawa Timur Tidak Berpotensi Tsunami, Berikut Keterangan BMKG

Pihaknya menyambut baik rencana  untuk membangun alat pendeteksi tsunami di Aceh Besar.

"Kami yakin, kehadiran alat ini sangat berguna,” jelas Sulaimi. 

Ia menerangkan, ketika gempa dan tsunami menerjang Provinsi Aceh pada 26 Desember 2004 lalu, ribuan masyarakat, termasuk yang berdomisili di sejumlah kecamatan di Aceh Besar menjadi korban. 

"Oleh sebab itu, kehadiran alat pendeteksi tsunami tentunya sangat dinantikan oleh masyarakat, sehingga dampak dan korban jiwa bisa diminimalisir," pungkasnya. (*)
 

Baca juga: Gempa dengan Magnito 5,7 Guncang Nias Selatan Kamis Malam, tak Berpotensi Tsunami, Begini Data BMKG

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved