Berita Bireuen

Lapas Bireuen Miliki Barbershop

Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Bireuen, Kanwil Kemenkumham Aceh sudah membuka satu tempat pangkas rambut atau istilah keren Rivive Barbershop

Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Muhammad Hadi
FOR SERAMBINEWS.COM
Lapas Kelas IIB Bireuen miliki barbershop atau tempat pangkas rambut pembinaan para warga binaan. 

Laporan Yusmandin Idris I Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Bireuen, Kanwil Kemenkumham Aceh sudah membuka satu tempat pangkas rambut atau istilah keren Rivive Barbershop untuk warga binaan lapas Bireuen.

Peresmian barbershop ditandai dengan pemotongan pita, Kamis (25/05/2023).

Kalapas Bireuen, Abas Ruchandar, Minggu (28/05/2023) mengatakan, barbershop ini dimaksudkan dengan tujuan memberdayakan para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dan juga meningkatkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

Para WBP yang memang telah memiliki keterampilan untuk memangkas rambut dan disertai pelatihan untuk dipekerjakan pada Barbershop tersebut.

Selain sebagai wujud pembinaan di Lapas, Barbershop ini juga berfungsi untuk menata penampilan rambut para WBP agar terlihat rapih dan bersih.

Baca juga: Kajari Abdya Gelar Bincang Santai Mengenai Hukum Dengan Masyarakat

Dalam kesempatannya, Kalapas menyampaikan bahwa pembinaan ini jadi modal bagi warga binaan baik di dalam maupun luar nanti mengingat skill itu sangat diperlukan saat ini di dunia kerja, beliau juga berharap semoga nantinya Barbershop

Humas Lapas Bireuen, Irwan Sukmana mengatakan, sebelum barbershop dibuka, beberapa waktu yang lalu, Lapas Kelas IIB Bireuen telah melaksanakan pembinaan kemandirian, yaitu pelatihan Barbershop bagi WBP yang bisa memangkas rambut.

Hasil dari pelatihan tersebut maka Lapas Bireuen mengakomodir dengan memberikan ruang kepada WBP agar dapat mandiri, setelah dibukanya tempat untuk pangkas rambut bagi WBP di dalam Lapas. 

Untuk diketahui "Revive Barbershop" memiliki filosofi yaitu merepresentasikan harapan dan transformasi dalam kehidupan warga binaan pemasyarakatan melalui kegiatan barbershop di dalam lapas.

Baca juga: Forum PRB Aceh akan Beri Award Bagi Donatur Aceh Untuk Turki, Dirut BAS: Kami Siap Beri Dukungan

"Revive" berarti menghidupkan kembali. Filosofi ini menggambarkan kesempatan untuk memulai kembali dan memberikan harapan kepada warga binaan pemasyarakatan.

Barbershop menjadi simbol perubahan dan pembaruan dalam hidup mereka.

Revive Barbershop memberikan kesempatan kepada warga binaan pemasyarakatan untuk belajar dan mengasah keterampilan barbershop mencerminkan pentingnya pengembangan keterampilan dan keahlian sebagai modal untuk masa depan yang lebih baik. 

Dalam lingkungan yang positif dan mendukung, warga binaan dapat mengasah keterampilan mereka dalam seni memotong rambut dan merawat penampilan. (*)

Baca juga: Nanti Malam Sebelum Tidur Minum Air Serai, Ini Manfaatnya untuk Kesehatan Tubuh kata dr Zaidul Akbar

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved