Rabu, 8 April 2026

SDIT Muhammadiyah Bireuen Wisuda 84 Bintang Quran, Hafiz hingga 4 Juz

Kepala SDIT Muhammadiyah Bireuen Rizki Dasilva MPd mengatakan, bintang Quran yang diwisuda kali ini berjumlah...

Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Eddy Fitriadi
For Serambinews.com
SDIT Muhammadiyah Bireuen, Sabtu (27/5/2023)  melaksanakan wisuda bintang Quran angkatan ke-8 sebanyak 84 siswa , selain itu juga wisuda angkatan ke 5 sebanyak 69 siswa bertempat di aula Hotel Fajar Bireuen. SDIT Muhammadiyah Bireuen Wisuda 84 Bintang Quran, Hafiz hingga 4 Juz. 

Laporan Yusmandin Idris I Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - SDIT Muhammadiyah Bireuen, Sabtu (27/5/2023)  melaksanakan wisuda bintang  Quran angkatan ke-8 sebanyak 84 siswa, selain itu juga wisuda angkatan ke 5 sebanyak 69 siswa bertempat di aula Hotel Fajar Bireuen.

Kepala SDIT Muhammadiyah Bireuen Rizki Dasilva MPd mengatakan, bintang Quran yang diwisuda kali ini berjumlah 84 orang, mulai hafiz 1 juz hingga 4 juz. Sedangkan wisuda  angkatan ke-5  berjumlah 69 siswa yang
terdiri dari  39 putra dan 30 putri.

Sebelum wisuda berlangsung, kegiatan itu ikut dimeriahkan dengan berbagai atraksi seni yang dipersembahkan siswa-siswi sekolah tersebut.

Selain itu, pihak sekolah ikut menghadirkan pelantun seni tutur Aceh, Syeh Mulya Muda yang tampil dengan cagok-cagok segar yang menghibur para peserta wisuda dan tamu undangan.

Wisuda bintang Quran  dan lulusan SDIT Muhammadiyah Bireuen tersebut ikut dihadiri Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Aceh Dr Taqwaddin, PD Muhammadiyah Bireuen dr Athaillah A Latif SpOG, Kabid Sekolah Dasar Disdikbud Bireuen Fauzan MPd, Wakil Ketua DPRK Bireuen Suhaimi Hamid, para wali siswa, dan tamu undangan lainnya.

Wakil Ketua PWM Aceh,  Dr Taqwaddin dalam arahannya mengharapkan, semua sekolah milik Muhammadiyah di Aceh harus unggul dan maju dibandingkan sekolah umum lainnya.

“Maju yang saya maksudkan bukan hanya para lulusan memiliki kapasitas di bidang ilmu dan teknologi, tetapi juga memiliki akhlak yang mulia serta integritas yang mumpuni,” sebutnya.

Dikatakannya, mencari orang berpendidikan tinggi dengan berbagai gelar akademik tidak sulit di negeri ini. “Negara ini memiliki stok doktor dan magister dalam jumlah besar, tetapi untuk menemukan insan yang
berkapasitas dan berintegritas sulitnya luar biasa,” ungkap  Taqwaddin.

Karena itu, mantan Ketua Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Aceh ini mengharapkan, setiap sekolah Muhammadiyah harus bisa mencetak lulusan yang berilmu sekaligus berakhlakul karimah.

“Hanya generasi yang memiliki akhlak yang baik dan terpuji yang sangat dibutuhkan negara ini sekarang. Semoga kita bisa mencetak generasi yang demikian sebagai pemimpin bangsa ini kedepan,” pungkas Dr Taqwaddin.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved