Breaking News
Senin, 13 April 2026

Program Bangga Kencana

Berantas Stunting di Aceh, BKKBN Aceh dan Serambi Indonesia Segera Salurkan Protein Hewani

Penyaluran telur kepada pengidap maupun yang berpotensi stunting mulai dilakukan pekan depan.

|
Editor: IKL
SERAMBINEWS/SYAMSUL AZMAN
Faridah, SE., MM (Plt. Sekban BKKBN Perwakilan Aceh), 

Laporan Syamsul Azman Yr

SERAMBINEWS.COM - Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Aceh melakukan pertemuan dengan Serambi Indonesia membahas mengenai implementasi penyaluran protein hewani (telur) kepada anak stunting di Aceh, Rabu (7/6/2023).

Pertemuan ini dihadiri oleh Faridah, SE., MM (Plt. Sekban BKKBN Perwakilan Aceh), Dr. drh. Iskandar Mirza, MP (Koordinator Satgas Stunting Aceh 2023), Asmawati, SE. (Manager Program dan Kegiatan Satgas Stunting Aceh), Rahmat Fadhillah, SP., M.Si, (Manager Data Satgas Stunting Aceh), Ihya, SE., M.M (Ketua Pokja Intensifikasi Satgas Stunting), (Jopi Dian Saputra, SE., S.Sos) dan lainnya.

Selanjutnya, dari Serambi Indonesia berhadir Firdaus Darwis (Wakil Pemimpin Perusahaan), Muhammad Jafar (Manajer EO dan Promosi), Kurniadi Hasan (Wakil Manajer Iklan) dan Syamsul Azman (Tim Video Production).

Pada Serambinews.com, Plt. Sekban BKKBN Perwakilan Aceh menyebut pertemuan ini dilaksanakan sebagai implementasi pelaksanaan nota kesepahaman.

"Pertemuan dengan Serambi Indonesia adalah tindaklanjut dari Memorandum of Understanding (MoU) dalam hal bersama-sama menuntaskan persoalan stunting di Aceh," ucap Faridah.

"Kesepakatan sebagaimana MoU, kakak asuh membantu 27 anak stunting maupun beresiko stunting untuk membantu Pemberian Makanan Tambahan (PMT) protein hewani, yakni telur, untuk diketahui telur tersebut sangat dibutuhkan untuk perkembangan otak anak," tambahnya.

Pertemuan BKKBN Aceh dengan Serambi Indonesia membahas penyaluran protein hewani bagi pengidap maupun yang berpotensi stunting di Aceh
Pertemuan BKKBN Aceh dengan Serambi Indonesia membahas penyaluran protein hewani bagi anak stunting maupun yang beresiko stunting di Aceh (SERAMBINEWS/SYAMSUL AZMAN)

Penyaluran telur kepada anak stunting maupun yang beresiko stunting mulai dilakukan pekan depan.

"Penyaluran telur sebenarnya sudah berjalan, namun dengan Serambi Indonesia, akan dilakukan pekan depan, sebagaimana kesepakatan kakak asuh akan memberikan PMT kepada 27 anak stunting," jelasnya.

Telur akan segera disalurkan setiap dua minggu sekali selama enam bulan mendatang.

"27 anak stunting maupun beresiko stunting akan menerima penyaluran telur untuk dikonsumsi setiap harinya selama enam bulan," ungkap Faridah.

Harapannya dengan dilaksanakan penyaluran protein hewani ini, mempercepat penurunan angka stunting di Aceh.

"Dengan penyaluran tersebut, harapannya bisa menurunkan angka stunting di Aceh dan mencegah anak stunting lainnya," tutupnya.

Telur sebagai salah satu sumber protein hewani yang memiliki kandungan protein tinggi diharapkan mampu membantu proses pertumbuhan anak jika diberikan secara rutin, tentunya tanpa mengabaikan asupan makanan sehat dan bergizi lainnya.

Proses pemberian PMT (Pemberian Makanan Tambahan) telur selama 6 bulan ini, akan dibarengi dengan Pemantauan dan pendampingan oleh TPK (Tim Pendamping Keluarga) dimasing-masing lokasi untuk memastikan bahwa pemberian ini tepat dan benar-benar dikonsumsi dan anak akan pulih kondisinya.

Untuk diketahui, pemerintah pusat melakukan Kick off Semesta Mencegah Stunting dengan kampanye 'Cukup Dua Telur' yang diluncurkan oleh BKKBN pusat bersama Tribun Network di Studio Kompas TV, Jakarta, Selasa(21/3/2023).

Dalam program ini, para kakak asuh di berbagai daerah di Indonesia menyumbangkan sebagian dananya untuk pembelian telur sebagai pemenuhan kebutuhan nutrisi anak-anak selama enam bulan.

Kakak asuh menyumbangkan dana senilai Rp 120 ribu tiap bulan atau kurang lebih Rp 1 juta untuk enam bulan yang akan dikonversi menjadi telur.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved