Rabu, 13 Mei 2026

Berita Bireuen

Yayasan Mimi Aisyah Abdullah Aceh Utara dan Prodi PAUD FKIP Umuslim Bireuen Kerja Sama Bidang Ini

MoU atau perjanjian kerja sama ini ditandatangani Ketua Prodi PG-PAUD Umuslim Bireuen, Dr Sari Rizki dengan Ketua Yayasan Mimi Abdullah, Nurlina, dida

Tayang:
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Mursal Ismail
Dokumen Bunda Lina
Ketua Yayasan Mimi Aisyah Abdullah Nurlina, didampingi Ketua Pembina Yayasan dr Amir Addani M Kes, dan Ketua Prodi PG-PAUD Umuslim Peusangan Bireuen, Dr Sari Rizki usai tandatangani MoU tentang pelaksanaan kegiatan tri dharma perguruan tinggi, Sabtu (10/6/2023) 

MoU atau perjanjian kerja sama ini ditandatangani Ketua Prodi PG-PAUD Umuslim Bireuen, Dr Sari Rizki dengan Ketua Yayasan Mimi Abdullah, Nurlina, didampinggi Pembina Yayasan dr Amir Addani, disaksikan pejabat terkait, guru, orang tua maupun wali murid.

Laporan Yusmandin Idris I Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Yayasan Mimi Aisyah Abdullah membawahi PAUD Islam Terpadu (IT) Bunda Lina di Desa
Mane Tunong, Kecamatan Muara Batu, Aceh Utara, teken MoU dengan Prodi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG-PAUD) FKIP Umuslim

Penandantanganan MoU itu di Umuslim Peusangan Bireuen, Sabtu  (10/6/2023). 

MoU atau perjanjian kerja sama ini ditandatangani Ketua Prodi PG-PAUD Umuslim Bireuen, Dr Sari Rizki dengan Ketua Yayasan Mimi Abdullah, Nurlina, didampinggi Pembina Yayasan dr Amir Addani, disaksikan pejabat terkait, guru, orang tua maupun wali murid.

Ketua Prodi PG-PAUD Umuslim Bireuen, Dr Sari Rizki, mengatakan MoU itu tak hanya ditandatangani saja.

"Insya Allah kita akan membuat implementasi dari MoU ini, salah satunya bunda-bunda PAUD nanti bisa kita tingkatkan kompetensi lagi,"kata Dr Sari. 

Dr Sari memastikan PG-PAUD Umuslim Bireuen akreditasinya sudah baik sekali, sehingga bisa menggunakan sistem RPL atau pengakuan proses
pembelajaran.

Baca juga: Juara Liga Champions 2022-2023, Kevin De Bruyne Ucapkan Alhamdulillah 

"RPL adalah pengakuan atas capaian pembelajaran seseorang yang diperoleh dari pendidikan formal, nonformal, informal,
dan/atau pengalaman kerja sebagai dasar untuk melanjutkan pendidikan formal dan untuk melakukan penyetaraan dengan kualifikasi tertentu.

Para bunda-bunda PAUD sudah lama berkecimpung di PAUD, tetapi belum memiliki ijazah S1, kita bisa konversi sertifikat-sertifikat sudah
pernah diikuti, dua tahun sudah kelar kuliahnya," terang Sari.

Selain itu juga nantinya, mahasiswa dari Umuslim juga bisa diterima melaksanakan pendidikan, penelitian, pengabdian kepada
masyarakat Pendidikan Anak Usia Dini Islam Terpadu (PAUD-IT) Bunda Lina yang bernaung di bawah Yayasan Mimi Aisyah Abdullah. (*)

 

 

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved