Rabu, 8 April 2026

Berita Aceh Tamiang

Tidak Mendapat Sponsor, Garda Tamiang Terancam Gagal Ikut LSN 2023

SSB Garda Tamiang kemungkinan gagal mengikuti Liga Sentra Nasional (LSN) U018 di Jawa Barat yang dimulai pada 24 Juni 2023

Penulis: Rahmad Wiguna | Editor: Muhammad Hadi
FOR SERAMBINEWS.COM
Syariful Alam bersama skuat Garda Tamiang U-18 sesaat menjuatai LSI 2022 Regional Sumatera Utara, tahun lalu. Tim berhak melaju ke LSN, namun terancam gagal berangkat karena kesulitan mendapat sponsor 

Laporan Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang

SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG – SSB Garda Tamiang kemungkinan gagal mengikuti Liga Sentra Nasional (LSN) U018 di Jawa Barat yang dimulai pada 24 Juni 2023.

Informasi potensi kegagalan ini disampaikan Ketua Umum Garda Tamiang, Syariful Alam setelah pihaknya belum mendapat dukungan sponsor hingga enam hari jelang kompetisi dimulai.

Seharusnya tim yang dilatih Muhammad Hatta ini berangkat ke Jakrta pada Senin (19/6/2023) ini.

“Sampai detik ini tidak ada pihak yang membantu, kecuali dari anggota DPD Haji Uma,” kata Syariful Alam, Minggu (18/6/2023).

Baca juga: Tim SAR Gabungan Temukan 1 Korban Tenggelam di Kuala Parek Aceh Timur, 1 Lagi Masih Dicari

Sebelumnya pengurus SSB Garda Tamiang telah menyampaikan informasi agenda keberangkatan tim mengikuti LSN 2023 kepada sejumlah pihak, di antaranya sejumlah perusahaan dan beberapa anggota DPRA dan DPR RI dari deerah pemilihan Aceh Tamiang.

“Semuanya nihil, hanya mengatakan siap membantu, tapi ketika kita ingatkan kembali, tidak ada respon nyata,” kata Syariful.

Syariful mengaku kecewa dan menilai ini kegagalan bersama dalam mengembangkan bakat dan prestasi pemuda Aceh Tamiang.

Padahal untuk mencapai level ini, SSB Garda Tamiang U-18 harus bersusah payah menjuarai LSI Regional Sumatera pada tahun lalu.

Baca juga: Pemkab Bireuen Gelar Pasar Murah di 7 Kecamatan, Ini Lokasi dan Jadwalnya

“Bagaimana anak-anak Tamiang ini mau berprestasi dan mengharumkan nama daerahnya kalau perhatian saja tidak ada dari pemerintah daerahnya,'' ucap Syariful dengan nada tinggi.

SSB Garda Tamiang diakuinya cukup aktif mengikuti even di Aceh dan Sumatera Utara.

Selama ini keberangkatan tim ditanggulang oleh pengurus dan orang tua pemain. 

“Baru kali ini kami meminta dukungan sponsor karena memang membutuhkan biaya besar untuk berangkat ke Jawa Barat. Ternyata tidak ada respon,” kata Syariful.

Sementara pelatih kepala, Muhammad Hatta mengungkapkan hingga kini semangat anak asuhnya untuk berangkat ke Jawa Barat belum surut.

Para pemain diakuinya tetap serius menjalani latihan, termasuk menjajal fisik di Bukit Meja.

“Anak-anak tetap mau berangkat, harapan saya juga begitu. Karena ini penting bagi pengembangan bakat anak-anak,” kata Hatta. (mad)

Baca juga: Rumoh Manuskrip Aceh Cek Midi Teken MoU dengan 4 Prodi Umuslim Bireuen

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved