Senin, 4 Mei 2026

video

VIDEO Ma'ruf Amin Umumkan Nasib Ponpes Al Zaytun Panji Gumilang

Wakil Presiden KH Maruf Amin mengungkapkan pemerintah kemungkinan tidak akan membubarkan Pondok Pesantren Al Zaytun, Indramayu, Jawa Barat.

Tayang:
Editor: Aldi Rani

SERAMBINEWS.COM - Wakil Presiden KH Maruf Amin mengungkapkan pemerintah kemungkinan tidak akan membubarkan Pondok Pesantren Al Zaytun, Indramayu, Jawa Barat.

Menurut Maruf Amin, pemerintah akan melakukan pembinaan terhadap Pondok Pesantren Al Zaytun.

Pembinaan dilakukan agar para santri Ponpes Al Zaytun tetap dapat mengeyam pendidikan.

Maruf Amin mengakui saat ini sejumlah masyarakat menuntut pembubaran Pondok Pesantren Al Zaytun.

Hal itu akibat adanya dugaan penistaan agama yang dilakukan pimpinannya, Panji Gumilang.

Meski begitu, Maruf Amin mengingatkan bahwa sangat banyak santri yang harus dipenuhi hak belajarnya.

Pembinaan terhadap Pondok Pesantren Al Zaytun, menurut Maruf, dilakukan untuk meluruskan pemahaman keagamaan dan kebangsaannya.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat Ridwal Kamil meminta aset milik Pondok Pesantren Al Zaytun di Indramayu agar bisa dibekukan pemerintah pusat.

Permintaan itu dilontarkan setelah ada rekomendasi penutupan oleh Tim Investigasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Yaitu agar lembaga pendidikan yang dipimpin Panji Gumilang itu ditutup.

Ridwan Kamil menilai pembekuan bisa mengurangi risiko pengalihan aset. Dirinya juga berharap laporan masyarakat soal dugaan tindak pidana yang dilakukan pondok pesantren itu agar segera diusut.

Kendati demikian, Ridwan meminta tindakan yang nantinya diambil terhadap Al Zaytun tidak sampai mengorbankan santri-santrinya. (*)

Editor: Aldi Rani
Narator: Siti Masyithah

Baca juga: Bobrok Panji Gumilang Satu Per Satu Terbongkar, Eks Orang Dalam Ini Sebut Ada Pelecehan di Al Zaytun

Baca juga: Kasus Penistaan Agama di Ponpes Al-Zaytun, Mahfud MD Ungkap Akan Ada Tersangka dalam Waktu Dekat

Baca juga: Mantan Aktivis NII Buka Suara Tekait Ponpes Al Zaytun, Sebut Pusat Kaderisasi hingga Didoktrin

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved