Sabtu, 16 Mei 2026

Berita Pidie Jaya

2.764 Nelayan dan Pekerja Sektor Perikanan di Pidie Jaya Diasuransikan

asuransi ini sangatlah penting bagi kehidupan para pekerja, sehingga mereka bisa fokus bekerja tanpa mengkhawatirkan apapun

Tayang:
Penulis: Idris Ismail | Editor: Muhammad Hadi
SERAMBINEWS/FOR SERAMBINEWS.COM
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Pidie Jaya (Pijay), Zulkarnaini SPI. 

Laporan Idris Ismail I Pidie Jaya 

SERAMBINEWS.COM, MEUREUDU - Sebanyak 2.764 para pekerja di sektor perikanan se-Pidie Jaya (Pijay)  didaftarkan oleh Dinas Perikanan dan Kelautan (DKP) dalam Asuransi jaminan kelangsungan hidup berupa program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (Jamsostek).

Kepala DKP Pidie Jaya, Zulkarnaini SPI kepada Serambinews.com, Jumat (7/7/2023) mengatakan, program jaminan kelangsungan hidup bagi para tenaga kerja sektor perikanan ini turut melibatkan semua para Abu Laot dari delapan kecamatan.

Mulai para nelayan nelayan tradisional, nelayan non tradisional, pembudidaya ikan, petani tambak, petani garam, pedagang ikan hingga pengolah hasil ikan. 

"Mereka didaftarkan dalam program BPJS ketenagakerjaan atau Jamsostek sehingga jaminan kehidupan di hari tua bagi segenap keluarga dapat berlangsung lebih nyaman," sebutnya.

Baca juga: Perwakilan Bangsa Moro Temui Wali Nanggroe, Bahas Capaian dan Masalah Sesama Daerah Otonom

Adapun program ini telah disepakati dengan pihak BPJS ketenagakerjaan.

Sehingga nantinya para pekerja dalam sektor perikanan dapat memperoleh layanan maksimal terhadap keselamatan para pekerja dan jaminan bagi keluarga.

Karena bagi setiap peserta yang mendaftar dalam program tersebut dibebankan hanya Rp 16.000 perbulannya Hingga berlanjut sampai tiga tahun dengan pertanggungan klaim bagi setiap penerima hingga Rp 46 juta. 

Selain itu juga diberikan tangungan biaya pendidikan hingga Perguruan Tinggi (PT) bagi anak yang ditinggalkan jika pasca musibah peserta asuransi meninggal dunia atau hingga masa Asuransi berakhir.

"Jadi, asuransi ini sangatlah penting bagi kehidupan para pekerja, sehingga mereka bisa fokus bekerja tanpa mengkhawatirkan apapun," ungkapnya. (*)

Baca juga: Ramai-ramai Kepala SMP Pelesiran ke Singapura, Kadisdik Pidie Jelaskan Sumber Dana Dipakai

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved