Berita Nagan Raya
Petugas Bawa Mesin Pompa Air, Karhutla Meluas di Nagan Raya Capai 7 Hektare
Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Nagan Raya dilaporkan terus meluas, Jumat (7/7/2023).
Penulis: Rizwan | Editor: Muhammad Hadi
Laporan Rizwan I Nagan Raya
SERAMBINEWS.COM, SUKA MAKMUE - Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Nagan Raya dilaporkan terus meluas, Jumat (7/7/2023).
Titik karhutla di Desa Suak Puntong Kecamatan Kuala Pesisir yang merupakan lahan bekas terbakar dua pekan lalu areal kebun sawit warga.
Namun pemadaman petugas terpaksa membawa mesin pompa air dengan jalan setapak 2 km, karena akses ke lokasi tidak bisa menggunakan kendaraan pemadam dan kendaraan lain.
Data diperoleh karhutla di Suak Puntong sudah melebihi 7 hektare dari sehari sebelumnya 5,5 hektare serta api belum padam karena yang terbakar lahan gambut serta menyebabkan kabut asap.
Baca juga: Irwasda Polda Aceh Lantik 201 Bintara Remaja Polri
Tim gabungan dari BPBD bersama TNI dan Polri sejak Kamis hingga Jumat masih dikerahkan guna memadamkan karhutla.
Kalak BPBD Nagan Raya, Irfanda Rinadi mengakui bahwa karhutla kembali di lokasi lama yang terbakar dua pekan lalu.
"Pemadaman masih terus kita lakukan mengunakan mesin pompa air karena ke lokasi tidak dapat diakses kendaraan mobil," katanya.
Dikatakan, pemadaman terkendala dengan sumber air di lokasi sehingga terpaksa mencari air yang di saluran-saluran.
Baca juga: Karhutla Kembali Landa Nagan Raya, Capai 5,5 Hektare, Lokasi tak Jauh dari PLTU
"Kita doakan hujan segera turun sehingga bisa secepatnya padam. Apalagi lahan terbakar areal gambut," katanya.
Dua pekan lalu 23,5 hektare Karhutla terjadi di Nagan Raya dua pekan lalu mencapai 23,5 hektare dan sudah padam.
Titik terbakar di Darul Makmur yakni Desa Sumber Bakti dan Kaye Uno merupakan areal lahan HGU kebun sawit milik PT Gelora Sawita Makmur (GSM) yang ditelantar dan saat ini banyak dikuasai masyarakat.
Berikutnya di Kecamatan Kuala dan terakhir di Desa Suak Puntong, Kecamatan Kuala Pesisir yang dekat dengan PLTU 1-2 (milik PLN) dan PLTU 3-4 (milik swasta/Cina).(*)
Baca juga: Tersendak Setelah Makan Kacang Saat Lebaran, Dokter RSUDZA Keluarkan Kacang Toejin dari Paru Anak
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Foto-udara-karhutla-di-Nagan-Raya-Jumat-7-Juli-2023.jpg)