Umat Beragama
FKUB Aceh Barat Bahas Isu Kerukunan Umat Beragama
Kerukunan umat beragama merupakan salah satu fondasi utama bagi kemajuan dan kedamaian dalam masyarakat. Ketika terciptanya lingkungan yang saling men
Penulis: Sadul Bahri | Editor: Ansari Hasyim
Laporan Sa'dul Bahri | Aceh Barat
SERAMBINEWS.COM, MEULABOH - Forum Kerukunan umat beragama (FKUB) Kabupaten Aceh Barat melaksanakan kegiatan Forum Group Discussion (FGD) terkait kerukunan umat beragama di Kabupaten Aceh Barat, Kamis (20/7/2023) di di aula Kantor Kementerian Agama di Meulaboh.
Kegiatan tersebut dilakukan bertujuan guna memperkuat ikatan yang menyatukan, terlepas dari perbedaan-perbedaan, baik dari sisi keyakinan, suku dan budaya.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Barat, H Samsul Bahri SAg mengatakan, saat ini kehidupan masyarakat penuh dengan perbedaan, baik perbedaan agama, keyakinan, suku, budaya, dan latar belakang lainnya.
“Kerukunan umat beragama merupakan salah satu fondasi utama bagi kemajuan dan kedamaian dalam masyarakat. Ketika terciptanya lingkungan yang saling menghormati dan saling memahami satu sama lain, maka kehidupan harmonis akan terbangun dengan kokoh,” sebutnya.
Baca juga: Berawan, Prakiraan Cuaca di Jakarta, Bandung dan Kota Besar Lainnya, Jumat 21 Juli 2023
Ia menambahkan, bahwa kerukunan beragama bukan hanya tanggung jawab satu kelompok agama atau komunitas, tetapi juga tugas bersama bagi semua individu di dalam masyarakat.
Disebutkan, penting untuk memahami bahwa semua agama mengajarkan nilai-nilai universal seperti cinta, toleransi, perdamaian, dan keadilan.
Lebih lanjut, kata Samsul, meskipun ada perbedaan dalam praktik ibadah dan kepercayaan, nilai-nilai tersebut adalah inti dari setiap agama dan dapat menjadi landasan bagi kita dalam merajut kerukunan umat beragama.
Ketua FKUB Aceh Barat, drh H Cut Usman menyampaikan, ada sembilan kunci moderasi beragama yang harus dijaga, yakni, selalu menanamkan nilai kemanusiaan di dalam diri dan kehidupan bermasyarakat.
Baca juga: Tiga Sapi Mati Diracun OTK di Gampong Biluy
Kemudian, selalu menjaga kemaslahatan umum dengan tidak mengganggu ketertiban umum, selalu berlaku adil dan berimbang, mentaati konstitusi, berkomitmen dalam berkebangsaan, saling toleransi dan anti kekerasan, serta saling menghormati dan menghargai setiap tradisi dan perbedaan.
“Intinya kesetaraan hidup berbangsa dan bernegara harus dijaga,” tambahnya.
Selain itu, Sekretaris FKUB Aceh Barat, H Khairul Azhar SAg MA menjelaskan, bahwa kegiatan FGD tersebut diikuti oleh 31 peserta dari berbagai unsur, yaitu dari unsur lembaga pemerintah, tokoh masyarakat, tokoh agama, pengurus FKUB, dan unsur organisasi masyarakat Islam.(*)
Baca juga: VIDEO Penumpang Gerbong Depan KA Brantas Ceritakan Momen Pasca Kecelakaan, Sempat Cari Handphone
Baca juga: VIDEO Viral Dorm Mahasiswa Indonesia di China yang Dipenuhi Kotoran Tikus, Usai Ditinggal 3 Tahun
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/fgd-80m.jpg)