Berita Aceh Singkil
Harga Sawit Naik Seratus Rupiah, Tingkat Petani di Aceh Singkil Dibandrol Rp 1.650 Per Kilogram
"Harga diantar Rp 1.650/kg, harga dijemput Rp 1.600/kg, mohon jaga kualitas buah," ujarnya, Kamis (3/7/2023).
Penulis: Dede Rosadi | Editor: Saifullah
Laporan Dede Rosadi I Aceh Singkil
SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di tingkat petani di Kabupaten Aceh Singkil sebesar Rp 1.650 per kilogram.
Harga ini naik sebesar Rp 100, dari sebelumnya yang berada di kisaran Rp 1.550 per kilogram.
Anto, pengelola UD Ram Alwi Hutabarat menyebutkan, harga sawit Rp 1.650 per kg jika diantar ke pengepul.
Sementara bila pihaknya menjemput ke kebun petani, sebut dia, maka harganya dipatok Rp 1.600 per kilogram.
"Harga diantar Rp 1.650/kg, harga dijemput Rp 1.600/kg, mohon jaga kualitas buah," ujarnya, Kamis (3/7/2023).
Kenaikan harga sawit tersebut disambut suka cita para petani.
Maklum kenaikan terjadi saat produksi kelapa sawit mulai meningkat.
Setelah sebelumnya memasuki musim trek atau produksi turun akibat dampak kemarau.
Sementara itu, harga tandan buah segar kelapa sawit di pabrik pengolahan minyak kelapa sawit (PMKS) di kisaran Rp 1.850 hingga Rp 2.010 per kilogram.
Selisih harga tersebut merupakan keuntungan bagi pengepul, biaya angkut, dan biaya penyusutan.
Petani bisa menjual langsung ke pabrik, hanya saja harus dalam jumlah banyak. Jika sedikit, rugi biaya angkut.
Sehingga petani dengan jumlah produksi sawitnya sedikit lebih memilih menjual ke pengepul.
Diketahui, kelapa sawit merupakan komoditas unggulan masyarakat Aceh Singkil.
Lebih dari 70 persen penduduknya menggantungkan hidup dari bersawit.
Naiknya harga sawit berdampak pada perekonomian masyarakat.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/harga-sawit-di-aceh-singkil_harga-tbs_2022.jpg)