Berita Bireuen
Penarik Becak dan Seorang Janda di Bireuen Terima Rumah Bantuan
Maryadi hanya bisa mengucapkan terimakasih saat menerima kunci rumah yang diserahkan Pj Bupati Bireuen.
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Taufik Hidayat
Laporan Yusmandin Idris | Bireuen
SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Seorang penarik becak mesin bernama Maryadi (46) warga Desa Lipah Rayeuk, Kecamatan Jeumpa dan seorang janda bernama Ratna Dewi (47) penduduk Desa Lhok Nga, Kutablang Bireuen, Jumat (11/08/2023) menerima rumah bantuan dari Pj Bupati Bireuen, Aulia Sofyan PhD.
Kedua unit rumah bantuan tersebut dibangun Pemkab Bireuen melalui Dinas Perumahan dan Permukiman sejak beberapa waktu lalu program pengentasan kemiskinan ekstrem di Bireuen.
Amatan Serambinews.com, saat penyerahan bantuan Maryadi didampingi istrinya bernama Fatimah, satu anak kecil dalam gendongan dan satu juga masih balita turut serta bersama ibunya, keluarga tersebut memiliki lima orang anak.
Becak mesin terlihat di sudut rumah warga. Maryadi kepada Serambinews.com mengatakan, pekerjaan selama ini hanya menarik beca, tidak ada pekerjaan lainnya.
“Kalau musim panen banyak pekerjaan mengangkut padi, kalau belum panen pekerjaan tidak banyak dan kadang-kadang satu hari tidak ada upahan,” ujarnya.
Wajahnya terlihat ceria ketika menerima kunci yang diserahkan Pj Bupati Bireuen. Maryadi hanya bisa mengucapkan terimakasih semoga Pak Pj sehat dan semuanya sehat.
“Jangan terima kasih ke saya tetapi ke Pemkab Bireuen,” ujar Pj Bupati Bireuen. Usai menyerahkan kunci, Pj Bupati Bireuen, Camat Jeumpa, Drs Zamzami dan lainnya melihat secara dekat bagian dalam rumah tersebut, kemudian melanjutkan perjalanan menyerahkan satu unit lainnya di Lhok Nga, Kutablang Bireuen.
Penerima rumah bantuan lainnya di Kutablang Bireuen seorang janda bernama Ratna Dewi Thaib di Desa Lhok Nga, Kutablang Bireuen. Saat penyerahan bantuan, Ratna yang memiliki empat orang anak dengan linangan air mata mengucapkan Alhamdulillah dan terima kasih kepada Pemkab Bireuen yang telah membantu membangun rumahnya untuk ditempati bersama empat anaknya.
Kadis Perkim Bireuen, Fadli ST MSM mengatakan, tahun ini Pemkab Bireuen membangun 139 unit rumah bantuan program pengentasan kemiskinan ekstrem di Bireuen dan dibangun sejak beberapa bulan lalu.
Dari puluhan rumah, dua unit sudah siap dan diserahkan kepada pemiliknya, sedangkan lainnya sudah rampung rata-rata 70 persen.
“Mungkin dalam dua hari ini ada lagi rumah yang akan diserahkan karena sudah siap dibangun dengan dana Rp 98 juta unit,” katanya.
Pj Bupati Bireuen, Aulia Sofyan mengatakan, rumah yang sudah siap dibangun langsung diserahkan kepada pemiliknya untuk segera ditempati. Pembangunan rumah bantuan program utama Pemkab Bireuen dalam rangka pengentasan kemiskinan dan mengharapkan tahun depan juga akan diupayakan lagi rumah bantuan.(*)
Baca juga: Muhammad Achdan Tharis Lulus Mengikuti Kuliah di Amerika
Baca juga: Mahdi M Saleh Terpilih Sebagai Keuchik Samuti Makmur Bireuen
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/kepada-Maryadi.jpg)