Video
VIDEO Melihat Pupuk Magnesium di Bukit Indrapuri
Ismail Rasyid menyatakan minatnya untuk membantu dan memfasilitasi pengusaha pupuk magnesium ini untuk memperluas pangsa pasar.
Penulis: Hendri Abik | Editor: T Nasharul
SERAMBINEWS.COM- Di atas perbukitan Indrapuri, Aceh Besar kini sudah terdapat sejumlah dapur pengolahan pupuk yang dikelola oleh kelompok -kelompok warga.
Pada Jumat (12/8/2023), Irwil V Itwasum Polri Brigjen. Pol. Dr. Drs. Gatot Tri Suryanta, M.Si dan CEO PT Trans Continent, Ismail Rasyid, melakukan peninjauan langsung ke salah satu dapur magnesium dan organik di kawasan perbukitan Indrapuri, Aceh Besar.
Pak Otang, salah satu pemilik pabrik pupuk magnesium dalam wawancara dengan Serambinews.com mengatakan, pupuk dari batu mengandung magnesium oksida ini berfungsi untuk memperbaiki unsur hara dan kesuburan tanah.
Baca juga: Dampak Musim Kemarau, Serapan Pupuk Bersubsidi di Aceh Turun Hingga 40 Persen
Dalam kesempatan itu, Ismail Rasyid yang merupakan penggagas Aceh Business Forum (ABF) menyatakan minatnya untuk membantu dan memfasilitasi pengusaha pupuk magnesium ini untuk memperluas pangsa pasar.
Ia berharap, dengan kerja sama semua pihak, kekayaan alam Aceh Besar ini tidak hanya menjangkau pasar lokal dan nasional, tapi juga di level internasional.
Ismail yang berpengalaman mengelola beberapa pelabuhan di Indonesia ini, berharap suatu hari nanti kekayaan perut bumi Indrapuri ini bisa menjadi jatung ekonomi di Aceh Besar.
Baca juga: PT Pupuk Iskandar Muda Terus Berupaya Salurkan Pupuk Subsidi Tepat Sasaran
Sementara Irwil V Itwasum Polri Brigjen. Pol. Gatot Tri Suryanta, mengatakan, kehadirannya di lokasi pupuk magnesium ini sebagai bagian dari program presisi Kapolri Jenderal Polisi Drs. Lisyo Sigit Prabowo, M.Si. yakni untuk mengawal dan menjamin keamanan serta kemudahan berinvestasi para Investor, serta pemberdayaan ekonomi melalui UMKM.
Setelah berkunjung ke Indrapuri, Ismail Rasyid dan Brigjen Gatot juga melakukan pertemuan dengan Pj Bupati Aceh Besar, Muhammad Iswanto di Jantho, Aceh Besar.
Dalam pertemuan itu, ketiganya membahas tentang percepatan investasi dan pembangunan di Aceh Besar, termasuk pembinaan terhadap para pengusaha pupuk magnesium dan pengoptimalan fungsi Pelabuhan Malahayati di Krueng Raya, Aceh Besar.