Senin, 18 Mei 2026

Pilkada Aceh

KIP dan Pemerintah Aceh Bahas Anggaran Pilkada

Tujuan rapat ini untuk merasionalisasikan dan sinkronisasi anggaran Pilkada 2024 yang telah diusulkan KIP Aceh sebelumnya.

Tayang:
Penulis: Subur Dani | Editor: Taufik Hidayat
Dok Humas
KIP Aceh bersama Pemerintah Aceh menggelar rapat sinkronisasi anggaran Pilkada Aceh, Jumat (8/9/2023). 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh bersama Tim Anggaran Pemerintah Aceh (TAPA) menggelar rapat rasionalisasi anggaran kegiatan Pilkada Aceh di ruang rapat potensi Kantor Gubernur Aceh, Jumat (8/9/2023).

Rapat yang dipimpin oleh Asisten Pemerintahan, Keistimewaan Aceh dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Aceh (Asisten I), Azwardi AP., M.Si tersebut dihadiri oleh Ketua KIP Aceh, Saiful, Asisten Administrasi Umum Setda Aceh (Asisten III), Dr Iskandar AP., S.Sos., M.Si, dan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Aceh, Dedy Yuswadi.

Selain itu, turut hadir Komisioner KIP Aceh, H. Iskandar A.Gani, Sekretaris KIP Aceh Muchtaruddin, para kabag dan kassubag serta jajaran KIP Aceh lainnya.

Ketua KIP Aceh, Saiful mengatakan, tujuan dari rapat tersebut adalah untuk merasionalisasikan dan sinkronisasi anggaran Pilkada 2024 yang telah diusulkan KIP Aceh sebelumnya. “Dalam rapat ini dibahas item per item terhadap usulan anggaran yang telah kita usulkan,” kata Saiful kepada Serambinews.com, Sabtu (9/9/2023).

Ditanya apakah ada anggaran yang ditolak? Saiful menjelaskan rapat itu tidak membahas terima atau ditolak, melainkan sinkronisasi dan penyesuaian anggaran. “Ini bukan ditolak, tapi melihat kembali usulan-sulan itu item per item berdasarkan standar harga dan kegiatan-kegiatan. Kita duduk bersama untuk membahas bagaimana usulan-usulan yang diusul oleh KIP sudah sesuai ketentuan atau tidak. Tentunya dilihat dari standar harga juga,” ujarnya.

Namun, kata Saiful, yang namanya usulan, ada yang bisa ditampung atau dikurangi dari sisi kegiatannya. Dia mencontohkan, dalam rapat itu dibahas, misalnya ada tiga kali untuk satu kegiatan, kemudian untuk efektifitas anggaran dijadikan dua kali saja. 

Ditanya apakah dengan pengurangan kegiatan tersebut lantas juga berdampak pada pengurangan anggaran yang akan dialokasikan nantinya? “Ya, nanti (anggarannya) bisa bertambah bisa berkurang, ini belum final juga harus duduk berapa kali. Ini baru petama kali kita duduk sejak dilantik dan sejak kita usulkan anggaran tersebut,” katanya.

Saiful mengatakan, KIP Aceh mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi tingginya kepada Pj Gubernur Aceh dan tim TAPA Aceh atas atensinya terhadap pelaksanaan Pilkada Aceh tahun 2024. “Dalam rapat ini juga dibahas dana sharing antara Pemerintah Provinsi Aceh dan pemerintah kabupaten/kota dalam pelaksanaan Pilkada Aceh tahun 2024,” ujarnya.

Diberitakan sebelumya, KIP Aceh telah mengusulkan anggaran untuk Pilkada 2024 ke Pemerintah Aceh sebesar Rp 145.378.009.600. Usulan ini merujuk Surat Edaran (SE) Mendagri Nomor 900.1.9.1/435/SJ tentang pendanaan kegiatan pemilihan gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati serta wali kota dan wakil wali kota tahun 2024.(*)

Baca juga: Realisasi Penyaluran Dana Desa Bireuen Capai 72 Persen

Baca juga: VIDEO Respons Rocky Gerung Usai Ditolak Jadi Pembicara di Diskusi Kebangsaan di Sleman

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved