Minggu, 26 April 2026

Citizen Reporter

Wow, Ada Tuwi Buya Masa Belanda di Nagan Raya

Katanya, nama Tuwi Buya sudah ada sejak zaman kolonial Belanda dan masuk di wilayah kemukiman Tripa Tengah.

Editor: Agus Ramadhan
Kiriman Syedara Lon/Buya Woyla
Foto bersama Geuchik Gampong Tuwi Buya Tgk Abdul Karim Adam (kiri), kaur umum dan perencanaan Siti Yulita (tengah) dan Buya Woyla (kanan) 

Buya Woyla Melaporkan dari Tuwi Buya

 

TUWI BUYA adalah nama sebuah nama desa tepatnya berbatasan dengan Alue Bilie, Ibu Kota Kecamatan Darul Makmur, Nagan Raya.

Geuchik Gampong Tuwi Buya, Tgk Abdul Karim Adam menjelaskan sejarah asal diberi nama Tuwi Buya.

Katanya, nama Tuwi Buya sudah ada sejak zaman kolonial Belanda dan masuk di wilayah kemukiman Tripa Tengah.

Tuwi bermakna sebuah lubuk tempat yang dalam di sungai.

Ilustrasi
Ilustrasi (IST)

Adapun Buya bermakna buaya atau reptil bertubuh besar yang hidup di air.

Jadi, bukan Buya laqab untuk tuan guru, ulama pemangku agama Islam. Karena untuk ulama di Aceh Abuya panggilan-nya bukan Buya.

Namun sekarang sungai yang ada buaya itu sudah mati, dan Tuwi sarang buaya pun tidak ada lagi.

Untuk akses ke gampong Tuwi Buya cukup mudah, lewat jalan Masjid Jamik Nurul Iman, dari arah kiri di jalan nasional lintas barat selatan. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved