Breaking News

Kunjungan Fahri Hamzah ke Serambi

Sempat Dibocorkan Fahri Hamzah,Pimpinan Parpol Pendukung Prabowo Berkumpul Sore Ini,Sambut Demokrat?

Pertemuan ini kabarnya dilangsungkan usai adanya kabar bahwa Partai Demokrat akan bergabung dengan koalisi pendukung Prabowo Subianto sebagai capres

Penulis: Yeni Hardika | Editor: Agus Ramadhan
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (tengah) bersama Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartanto (kedua kiri), Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan (kedua kanan) Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra (kanan) dan Ketua Umum Partai Gelora Anis Matta (kiri) melakukan salam tumpuk tangan sebelum rapat di kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Kamis (14/9/2023). Rapat para Ketua Umum Partai Koalisi Indonesia Maju (KIM)?tersebut membahas program partai koalisi jelang Pilpres 2024. (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN) 

SERAMBINEWS.COM - Seluruh pimpinan partai politik yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Maju (KIM) dikabarkan akan melakukan pertemuan sore ini, Minggu (17/9/2023) di kediaman Prabowo Subianto di Hambalang, Bogor.

Rencananya, pertemuan itu akan dihadiri oleh para ketua umum partai di KIM yakni PAN, Partai Golkar, Partai Gerindra, Partai Bulan Bintang (PBB) dan Partai Gelora.

Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Amanat Nasional (PAN) Saleh Daulay membenarkan adanya agenda pertemuan partai politik di KIM tersebut.

"Berita yang saya peroleh begitu (ada pertemuan di Hambalang)," kata Ketua DPP PAN Saleh Partaonan Daulay saat dikonfirmasi awak media, Minggu (17/9/2023), dilansir dari Tribunnews.com.

Pertemuan ini kabarnya dilangsungkan usai adanya kabar bahwa Partai Demokrat akan bergabung dengan koalisi pendukung Prabowo Subianto sebagai capres itu.

"Iya mas. Insya Allah. Sepertinya, Partai Demokrat akan bergabung dengan KIM," kata Saleh.

Baca juga: BREAKINGNEWS: Fahri Hamzah Sebut Partai Demokrat Akan Bergabung dengan Prabowo Sore Ini

Sementara itu, Wakil Sekjen PAN Fikri Yasin yang dikonfirmasi secara terpisah juga membenarkan adanya agenda pertemuan itu.

"Ya kalo tidak perubahan," ujarnya.

Meski begitu, saat ditanyakan soal apakah Partai Demokrat akan ikut hadir dalam agenda pertemuan itu, Fikri tidak bisa memastikan.

Dirinya belum mendapatkan informasi tersebut secara pasti.

"Kalau soal itu saya belum bisa bocorkan, nanti kalau udah pertemuan," tukas dia.

Adapun KIM yang terdiri dari Partai Gerindra, Partai Golkar, PAN, Partai Bulan Bintang (PBB) dan Partai Gelora mendukung Prabowo Subianto sebagai bakal calon presiden (capres) 2024.

Sementara itu, Partai Demorkat telah keluar dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan setelah bakal capres yang didukungnya memilih Muhaimin Iskandar sebagai bakal calon wakil presiden (cawapres), mendampingi Anies.

Sebelumnya, Serambinews.com juga telah mendapatkan bocoran mengenai kabar bergabungnya Demokrat ke Koalisi Koalisi Indonesia Maju (KIM).

Wakil Ketua Umum Partai Gelora Indonesia, Fahri Hamzah saat berkunjung ke Serambi Indonesia, Minggu (17/9/2023). (SERAMBI/ SUBUR DANI)
Wakil Ketua Umum Partai Gelora Indonesia, Fahri Hamzah saat berkunjung ke Serambi Indonesia, Minggu (17/9/2023). (SERAMBI/ SUBUR DANI) (SERAMBI/ SUBUR DANI)

Hal itu disampaikan oleh Wakil Ketua Umum Partai Gelora Indonesia, Fahri Hamzah saat berkunjung ke Kantor Serambi Indonesia, Minggu (17/9/2023).

Baca juga: Viva Yoga: Kabar Partai Demokrat Bakal Gabung Koalisi Prabowo Berita Nyata

Dalam kesempatan pertemuannya bersama Pemred Serambi Indonesia, Zainal Arifin, Manager Produksi, Sayed Kamaruzzaman, dan Redaktur Politik, Masrizal, Fahri menyampaikan hal yang cukup mengejutkan.

Dia menyatakan bahwa sore ini Partai Demokrat akan menyatakan dukungan dan bergabung dengan Prabowo Subianto untuk suksesi calon Presiden Indonesia pada Pemilu 2024 mendatang.

"Ada bocoran ini untuk Serambi Indonesia, bahkan di nasional juga belum ada yang tahu. Sore ini partai Demokrat akan menyatakan bergabung dengan Pak Prabowo Subianto," ujar Fahri Hamzah, dikutip dari Serambinews.com.

Kabar itu disampaikan secara ekslusif oleh Fahri kepada Serambinews.com.

Namun demikian, Serambinews.com belum mengonfirmasi kabar tersebut kepada pengurus DPP Partai Demokrat.

Hal yang sama juga sudah disampaikan oleh Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Viva Yoga Mauladi sebelumnya.

Melansir Tribunnews.com, Minggu (17/9/2023), Viva menyatakan, Partai Demokrat terbuka kemungkinan bergabung dengan koalisi yang mendukung Prabowo Subianto maju sebagai calon presiden (capres).

Viva Yoga memastikan, kalau isu atau kabar bergabungnya Demokrat adalah berita nyata.

"Bukan isu. Tetapi berita nyata.Partai Amanat Nasional merasa senang, gembira, haru, dan bersyukur kepada Allah Swt, Tuhan Yang Maha Kuasa, karena Partai Demokrat menyatakan siap sedia bekerjasama, bergabung, dan berjuang bersama-sama di Koalisi Indonesia Maju (KIM)," kata Viva Yoga dalam keterangan tertulisnya, Minggu (17/9/2023).

Kata dia, dengan adanya kabar kalau Partai Demokrat bergabung dengan KIM maka akan menjadi suatu hal yang menggembirakan seluruh partai koalisi.

Baca juga: PAN Harap Hatta Rajasa Komunikasi ke SBY Ajak Demokrat Dukung Prabowo Subianto sebagai Bacapres

Baca juga: Jika Tak Syaratkan AHY Cawapres, Demokrat Punya Kans Masuk Koalisi Lain

"Hal ini adalah kabar gembira buat kami di KIM. PAN, Golkar, Gerindra, PBB, dan Gelora menyambut PD dengan suka cita," ujar dia.

Jika memang nantinya Demokrat bergabung kata Viva, maka KIM akan menjadi koalisi besar.

Salah satu yang terlihat adalah efek elektoral yang diperoleh dari partai pendukung itu akan menambah basis konstituen koalisi.

"Setiap anggota partai koalisi memiliki basis konstituen akan disinergikan dengan baik dan akan menambah perolehan suara sehingga peluang untuk menang pilpres akan semakin besar," kata Viva Yoga.

Selanjutnya, dengan adanya kerjasama antara PAN, Partai Demokrat, Gerindra, Golkar, secara empiris pernah terukir di pilpres sebelumnya.

Sehingga kata dia, tidak ada hambatan komunikasi dan kepentingan di antara anggota koalisi.

"PAN merasa semakin optimis dengan kehadiran Partai Demokrat akan menambah kekuatan politik dan energi baru yang semakin membuka peluang besar untuk memenangkan pilpres 2024," tukas dia.

(Serambinews.com/Yeni Hardika)

BACA BERITA LAINNYA DI SINI

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved