Kamis, 23 April 2026

Berita Lhokseumawe

Sakinah, Bayi 5 Bulan Asal Lhokseumawe Derita Bocor Jantung

Bayi malang ini menderita bocor jantung sebelah kirinya. Saat menangis, lidah dan bibirnya membiru.

Penulis: Saiful Bahri | Editor: Taufik Hidayat
Foto Kiriman Warga
Sakinah Yumna Madhia bersama ibunya 

Laporan Saiful Bahri | Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE -  Sakinah Yumna Madhia baru berumur 5 bulan. Bila dilihat secara kasat mata, kondisinya sehat.

Namun saja, saat dilihat di bagian kaki dan tangan, kukunya membiru. Bahkan saat menangis, lidah dan bibirnya juga ikut membiru. Ya, bayi malang ini telah divonis oleh dokter menderita bocor jantung sebelah kirinya.

Namun dikarenakan faktor barat badannya, dia belum bisa dioperasi. Jadi, dia kini hanya bisa menjalani rawat jalan di RSUZA Banda Aceh.

Bayi malang ini merupakan anak kedua dari pasangan Abu Bakar (35) dan Huzaimah (30). Mereka menetap di Desa Ujong Blang, Kecamatan Banda Sakti, Lhokseumawe.

Huzaimah, kepada Serambinews.com, Minggu (24/9/2023), menceritakan, anaknya lahir pada 4 April 2023.

Beberapa saat setelah lahir di Rumah Sakit Sakinah Lhokseumawe, pihaknya mendapatkan kabar dari dokter spesialis anak, kalau anaknya diduga mengalami kelainan di bagian jantung.

Dari hari ke hari, dugaan tersebut semakin menguat dengan gejala yang ditunjukan sang bayi. Kuku kaki dan tangan terus membiru, bahkan saat menangis bibir dan lidahnya ikut membiru. 

Sehingga  pada 4 Juli 2023 atau saat bayi berumur 3 bulan, dia pun dirujuk ke RSUZA Banda Aceh.

Setelah menjalani serangkaian pemeriksaan, dokter pun menvonis kalau Sakinah mengalami bocor jantung kiri.Namun belum bisa menjalani operasi karena faktor usia dan berat badan.

"Kata dokter, baru bisa dioperasi bila berat badan anak sudah mencapai 8 kilogram hingga 9 kilogram. Sedangkan saat ini berat badannya baru 5 kilogram," ujarnya.

Didasari kondisi tersebut, maka sekarang ini Sakinah hanya dianjurkan berobat jalan. "Bulan- bulan pertama, sepekan sekali, kami harus ke Banda Aceh. Tapi sekrang sudah diresep obat untuk jatah satu bulan," katanya.

Namun begitu, dengan kepergiaan selama ini ke Banda Aceh, telah menguras habis tabungan keluarga mereka. Apalagi suaminya selama ini hanya bekerja sebagai nelayan dan juga menyambi jadi abang becak. 

Karena itu sangat diharapkan uluran tangan dari para dermawan, sehingga proses perawatan dan juga memenuhan gizi untuk sang bayi tidak terkendala biaya.

Bagi para dermawan yang ingin membantu bisa langsung menghubungi nomor orang tuanya ke 081396337126.(*)

Baca juga: Achmad Marzuki Ikut Jalan Santai PMI

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved