Berita Aceh Tamiang
Intensitas Hujan Tinggi, Aceh Tamiang Dihantui Longsor dan Pohon Tumbang
Musibah tanah longsor ini terjadi di Dusun Lubukbertih, Kampung Lubuksidup, Kecamatan Sekerak, Aceh Tamiang pada Senin (25/9/2023).
Penulis: Rahmad Wiguna | Editor: Saifullah
Laporan Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang
SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG – Intensitas hujan di Aceh Tamiang mengalami peningkatan dalam dua hari terakhir.
Ancaman tanah longsor dan pohon tumbang pun mulai menghantui warga.
Musibah tanah longsor ini terjadi di Dusun Lubukbertih, Kampung Lubuksidup, Kecamatan Sekerak, Aceh Tamiang pada Senin (25/9/2023).
Material tanah yang jatuh dari perbukitan menutup badan jalan secara penuh hingga membuat akses lalu litas ke sejumlah kampung terputus.
Datok Penghulu Kampung Lubuksidup, Ibrahim menjelaskan, musibah ini terjadi saat hujan deras mengguyur kawasan itu pada sore hari.
Tumpukan tanah menutup jalan kabupaten yang menghubungkan ke sejumlah kampung, di antaranya Tanjungglumpang, Sekumur, Pematangdurian, Juar, Sulum, Sukamakmur, dan Balingkarang.
“Sampai malam ini, akses masih putus, mobil sama sekali tidak bisa melintas,” kata Ibrahim, Senin (25/9/2023) malam.
Ibrahim mengaku, sudah melaporkan musibah ini ke BPBD Aceh Tamiang dan sejumlah petugas sudah datang ke lokasi kejadian.
Namun menimbang banyak hal, pembersihan material longsor disepakati dilakukan pada Selasa besok pagi.
Hal ini disebabkan hujan masih mengguyur kawasan itu hingga malam dan tanah yang menimbun jalan masih belum stabil.
“Tanahnya masih bergerak, sangat berisiko bila dipaksakan pada malam hari,” ujarnya.
Ibrahim mengungkapkan, lokasi tersebut memang rawan longsor karena kondisi geografisnya perbukitan.
Longsor kali ini merupakan kejadian terbesar kedua setelah musibah serupa terjadi pada tahun lalu.
“Saya berharap ada kebijakan dari pemerintah untuk memangkas bukit ini. Kalau cuma dibersihkan pada bagian longsornya, nanti pas hujan bakal longsor lagi,” ungkapnya.
Dampak longsor ini diakuinya cukup parah karena telah menciptakan abrasi. Banyaknya badan jalan yang tergerus ke sungai menyebabkan lebar jalan berkurang signifikan.
Sementara di Karangbaru, Aceh Tamiang, intensitas hujan tinggi ini membuat pohon kelapa sawit yang berdiri di pinggir jalan raya tumbang menimpa jaringan milik PLN.
Akibatnya, sejumlah kampung di Aceh Tamiang sempat mengalami pemadaman listrik, Senin (25/9/2023).
Sehari sebelumnya, hujan deras disertai angina juga menumbangkan pohon yang menimpa jaringan SUTM PLN.
Jaringan yang tertekan beban pohon tumbang ini menciptakan tekanan yang membuat tiga tiang listrik patah di Kecamatan Kejuruan Muda.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/longsor-di-Lubuksidup.jpg)