Jumat, 10 April 2026

Video

VIDEO Menikmati Perjalanan Naik Kapal Tradisional ke Pulau Banyak

Pengelola kapal mengenakan tarif Rp 50 ribu untuk rute pelayaran ke Pulau Banyak dan sebaliknya melalui PPI Anak Laut.

Penulis: Dede Rosadi | Editor: T Nasharul

SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Awak kapal motor (KM) Ela Riezki melepas tali tambat dari dermaga Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Anak Laut, di Kecamatan Singkil Utara, Aceh Singkil.

Mesin menderu memutar kipas pendorong laju kapal tradisional itu meninggalkan daratan menuju Pulau Banyak.

Sehari ada tiga unit kapal tradisional yang layani rute pelayaran Anak Laut ke Pulau Banyak. Kebetulan Serambinews.com berkesempatan ke Pulau Banyak menaiki KM Ela Riezki.

Naik kapal kayu dari daratan Aceh Singkil ke Pulau Banyak harus dibikin asik. Jika tidak pelayaran yang mengarungi lautan lebih dari tiga jam ini terasa membosankan.

Baca juga: Boat Pulau Banyak Sandar di PPI Anak Laut, Dorong Pergerakan Ekonomi Tiga Desa di Aceh Singkil

Pengelola kapal mengenakan tarif Rp 50 ribu untuk rute pelayaran ke Pulau Banyak dan sebaliknya melalui PPI Anak Laut.

Menjelang senja haluan kapal tradisional mendekat Pulau Balai, ibu kota Kecamatan Pulau Banyak, tanda akhir pelayaran tiba.

Jemu selama perjalanan terbayar lunas oleh moleknya pemandangan pulau-pulau di gugusan Kepulauan Banyak.

Menaiki kapal tradisional ini sebaiknya membawa perbekalan minuman dan makanan ringan, lantaran di dalam kapal tidak ada pedagang.

Berkunjung ke Pulau Banyak, cobalah naik kapal tradisional dari PPI Anak Laut, dari pintu gerbang ke dermaga PPI Anak Laut, hanya sekitar dua menit saja.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved