Banjir Aceh Singkil
Sungai Lae Cinendang Meluap, Tiga Desa di Aceh Singkil Terendam Banjir
Apalagi air sungai Lae Cinendang pembawa banjir kiriman mengalir ke wilayah Singkil. Dengan melewati sebagian permukiman penduduk Gunung Meriah.
Penulis: Dede Rosadi | Editor: Ansari Hasyim
Laporan Dede Rosadi I Aceh Singkil
SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Banjir menggenangi pemukiman penduduk dan fasilitas umum di tiga desa di Simpang Kanan, Aceh Singkil, Sabtu (14/10/2023).
Masing-masing Desa Ujung Limus, Tanjung Mas dan Desa Cibubukan.
Banjir disebabkan luapan air sungai Lae Cinendang yang berada di dekat tiga desa tersebut.
Air sungai Lae Cinendang, meluap setelah hujan deras mengguyur wilayah itu sepanjang malam hingga tengah hari ini.
Ketinggian banjir di titik terdalam sekitar 50 centimeter.
Sementara itu warga bertahan di rumah masing-masing.
Baca juga: VIDEO Wakil Ketua Hizbullah Konfirmasi Akan Bantu Hamas Perangi Israel
Agar perabot rumah tangga tak kebasahan warga membuat meja dadakan dari kayu yang sudah disediakan sebelumnya.
Hal itu merupakan kearifan lokal dari warga di sana yang setiap musim hujan kampungnya kebanjiran.
"Tidak ada pengungsi. Dampak banjir rumah, jalan umum dan fasilitas desa terendam," kata Rosiana Kusuma Wardani Petugas Piket Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Singkil.
Sementara itu hujan dengan intensitas ringan hingga sedang masih mengguyur wilayah Aceh Singkil.
Terkait kondisi itu, warga di lokasi rawan banjir diimbau siaga.
Apalagi air sungai Lae Cinendang pembawa banjir kiriman mengalir ke wilayah Singkil. Dengan melewati sebagian permukiman penduduk Gunung Meriah.
Lokasi rawan banjir tersebut antara lain Desa Cingkam, Gunung Meriah.
Kemudian di wilayah Singkil, Desa Rantau Gedang, Teluk Rumbia dan daerah aliran sungai lainnya seperti Ujung Bawang dan Pea Bumbung.(*)
Baca juga: Curiga Tanda Merah di Leher, Suami Gerebek Istri Selingkuh di Kosan, Sudah 3 Bulan Kabur
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/banjir-89j.jpg)