Lingkungan
Laron Serbu Rumah Warga Aceh Singkil
Gangguan serbuan laron dalam jumlah banyak juga dirasakan pengelola cafe dan resto di kawasan objek wisata danau Anak Laut, Singkil Utara.
Penulis: Dede Rosadi | Editor: Ansari Hasyim
Laporan Dede Rosadi l Aceh Singkil
SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Sejak sepekan ini laron terus mendatangi rumah warga Gosong Telaga Barat, Kecamatan Singkil Utara, Kabupaten Aceh Singkil, ketika malam tiba.
Di rumah warga laron yang merupakan bagian dari koloni rayap bersayap itu kerubut lampu.
Semakin terang lampu, gerombolan laron yang mengerubuti semakin banyak.
Baca juga: VIDEO Jembatan Sungai Porong Sidoarjo di Serang Badai Laron
Kehadirannya dalam jumlah yang sangat banyak menggangu warga.
Apalagi ketika masuk rumah. Seluruh pengisi rumah dibuat heboh.
Lantaran laron usai sayapmya lepas, masuk ke balik baju menimbulkan rasa geli, bahkan sakit akibat menggigit.
Untuk mencegah laron terus masuk, warga padamkan lampu dalam rumah.
Hal itu cukup membantu, walau harus gelap-gelapan di dalam rumah.
Gangguan serbuan laron dalam jumlah banyak juga dirasakan pengelola cafe dan resto di kawasan objek wisata danau Anak Laut, Singkil Utara.
Pengunjung yang hendak menikmati makan malam harus buru-buru bubar, lantaran gangguan laron.
"Banyak kali (laron) pengunjung mau santai jadi buru,-buru" kata Afdal Owner Resto Kiniko Cafe di kawasan Anak Laut, Senin (23/10/2023).
Keluarnya lron diketahui sebagai pertanda musim hujan.
Dalam beberapa catatan laron merupakan bagian dari koloni rayap yang sudah ada sejak jaman purba.
Selain mengganggu saat awal ke luar sarang. Rayap dikenal sebagai hama utama properti yang terbuat dari kayu.
Koloni rayap terbagi dalam rayap pekerja, prajurit, dan swarmer atau rayap reproduksi.
Rayap reproduksi inilah yang biasanya menjadi laron.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Laron-93.jpg)