Berita Aceh Singkil
Air Danau Anak Laut Surut, Ikan Keramba Warga Aceh Singkil Mati karena Kekeringan
Dampaknya ikan laut yang dibudidayakan warga dalam keramba di Anak Laut, mati.
Penulis: Dede Rosadi | Editor: Nurul Hayati
Dampaknya ikan laut yang dibudidayakan warga dalam keramba di Anak Laut, mati.
Laporan Dede Rosadi I Aceh Singkil
SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Air danau Anak Laut di Gosong Telaga Barat, Kecamatan Singkil Utara, Kabupaten Aceh Singkil, surut parah.
Kondisi itu menyebabkan keramba ikan milik warga kekeringan.
Dampaknya ikan laut yang dibudidayakan warga dalam keramba di Anak Laut, mati.
Selain air berkurang, penyebab ikan mati karena setelah surut, air danau Anak Laut, menjadi tawar.
Mengingat masuk air hujan.
Sebelumnya air danau Anak Laut, payau.
Bahkan berubah asin ketika laut pasang.
Hal itu terjadi karena Anak Laut, terhubung dengan laut lepas.
Baca juga: Pondok Wisata Milik Pemkab Aceh Singkil di Objek Wisata Danau Anak Laut Kosong tanpa Pengelola
"Ikan di keramba mati, karena air surut dan air tawar lebih dominan," kata Fandi pemilik keramba ikan laut di Anak Laut, Rabu (25/10/2023).
Sementara itu, berdasarkan pantauan air danau Anak Laut surut hampir 20 meter dari tepi.
Sehingga daratan terlihat bertambah lebar.
Menurut warga fenomena itu terjadi sejak sebulan terakhir.
Sebelumnya ketika air sedang surut, tidak sampai menimbulkan daratan.
Hanya kedalamannya saja yang berkurang.(*)
Baca juga: Nelayan Pertanyakan Pengerukan Alur Danau Anak Laut Aceh Singkil, Janji 1 September Mulai Dikerjakan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Air-danau-Anak-Laut-di-kawasan-Gosong-Telaga-Barat-Singkil-Utara-surut.jpg)