Video
VIDEO Asisten I Setdakab Aceh Tenggara Sambut Tim FKUB Pidie
Dengan pola semacam inilah bisa meminimalisir ruang Konflik sesama masyarakat yang berbeda prinsip dan kenyakinan.
Penulis: Idris Ismail | Editor: T Nasharul
SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Asisten I Setdakab Aceh Tenggara, Drs Muhammad Riduan bersama unsur Kesbangpol, tim Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) serta Kemenag menerima kunjungan Tim FKUB Pidie, Senin (6/11/2023) yang berlangsung di ruang kerja Sekdakab setempat.
Dalam kunjungan itu pihak pemerintah kabupaten Aceh Tenggara memberikan pemahaman tentang tata kelola umat beragama di Aceh Tenggara yang secara langsung dikelola oleh Kesbangpol bersama FKUB serta juga melibatkan pihak Kemenag dan MPU.
Di Kabupaten Aceh Tenggara sendiri memiliki 2 Agama, yakni muslim dan Kristen baik Protestan atau Katolik.
Menurut Muhammad Riduan lewat pembianann secara kontiyu tersebutlah menjadikan warga antar umat menjadi akur.
Baca juga: Kabupaten Aceh Tenggara Pamerkan Rubber Boat Arung Jeram Sungai Alas Ketambe
Dengan pola semacam inilah bisa meminimalisir ruang Konflik sesama masyarakat yang berbeda prinsip dan kenyakinan.
Meski hingga saat ini di Pidie sendiri belum memiliki keberagaman agama.
Ketua FKUB Pidie, Tgk Adnan Ubat kepada Serambinews.com mengatakan, dalam studi tiru ini pihak FKUB Pidie turut menghadirkan dua penceramah guna mengisi tausiah agama pada subuh hari.
"Adapun fokus masjid yang dijadikan tempat penyampaian tausiah agama itu masing-masing, Masjid Al-Ikhlas Karang Baru Bemcawan Kecamatan Lawe Bulan yang disampaikan oleh Tgk H Junaidi Usman SHI dan Masjid Al-ikrar Gampong Pulo Latong, Kecamatan Babussalam yang disampaikan oleh Tgk H Tarmizi Abbas SPdI,"jelasnya.
Materi penyampaian ceramah agama lebih di fokuskan pada eksistensi persatuan bangsa dan umat dalam bingkai keberagaman agama.
Selain itu dalam program studi tiru kerukunan beragama di kabupaten Aceh Tenggara yang menjadi kompleks tersebut dapat menambah khasanah bagi setiap para pengurus FKUB Pidie.