Berita Kutaraja
Imigran Rohingya Terdampar di Sabang Dievakuasi ke Lhokseumawe
Setelah dilakukan pendataan dan pengobatan oleh pihak terkait, para pengungsi tersebut langsung di bawa ke Lhokseumawe dengan mengunakan 7 bus.
Penulis: Hendri Abik | Editor: Saifullah
Laporan Hendri | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Sebanyak 219 imigran Rohingya yang ditolak di Sabang dievakuasi ke kamp pengungsian di Kota Lhokseumawe.
Dari Sabang, ‘manusia perahu’ tersebut dibawa melalui jalur laut dengan menggunakan KMP BRR dari Pelabuhan Balohan Sabang.
Imigran Rohingya itu tiba di Pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh dari Kota Sabang pada pukul 18.40 WIB, Rabu (22/11/2023).
Setelah dilakukan pendataan dan pengobatan oleh pihak terkait, para pengungsi tersebut langsung di bawa ke Lhokseumawe dengan mengunakan 7 bus.
Seperti diketahui, sebelumnya imigran Rohingya tersebut mendarat di Pantai Ujong Kareung, Kota Sabang pada Selasa pukul 22.00 WIB.
Kehadiran pengungsi Rohingya itu ternyata ditolak oleh warga Sabang. Kemudian UNHCR memindahkan mereka.
Pemindahan dilakukan setelah warga setempat memberi bantuan makanan dan minuman bagi pengungsi tersebut.
Perwakilan UNHCR, Munawaratul Makhya mengatakan, pengungsi Rohingya yang datang tersebut sebanyak 219 orang berdasarkan dari pendataan awal.
“Dari data teman-teman, sebanyak 219 warga Rohingya, tapi kita belum data karena ada beberapa yang sakit dan harus segera kita tangani,” katanya.
Ia menyebutkan, nantinya para pengungsi tersebut akan dibawa ke bekas Kantor Imigrasi di Punteut, Kota Lhokseumawe.
“Saat ini kita akan memenuhi kebutuhan dasar yang diperlukan oleh pengungsi. Kita juga bekerja sama dengan semua mitra kemanusiaan,” pungkas Munawaratul Makhya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Imigran-Rohingya-tiba-di-Ulee-Lheue.jpg)