Perang Gaza
Keluarga Sandera Israel yang Dibebaskan Hamas Minta Netanyahu Hentikan Serangan terhadap Gaza
Juru bicara militer Daniel Hagari menggambarkan insiden itu sebagai sesuatu yang “tragis” dan mengatakan bahwa tentara “memikul tanggung jawab,” menur
SERAMBINEWS.COM - Hen Avigdori, yang putri dan suaminya dibebaskan dalam pertukaran tahanan antara Israel dan Hamas, mengatakan pada hari Jumat bahwa tidak mungkin menyelamatkan sandera Israel dan meminta agar perdana menteri Israel menghentikan serangan terhadap Gaza.
Surat kabar Maariv menerbitkan surat yang dikirim ke Netanyahu oleh Avigdori setelah tentara Israel mengumumkan bahwa mereka secara tidak sengaja membunuh tiga sandera di Gaza.
Avigdori menulis bahwa tidak ada waktu atau sarana militer untuk menyelamatkan para sandera.
Tentara Israel mengumumkan pada hari Jumat bahwa mereka “secara keliru” membunuh tiga sandera Israel selama pertempuran di Gaza.
Baca juga: AS dan Israel Sepakat Perang di Gaza Akan Berlangsung Lama, Target Hancurkan Hamas
Juru bicara militer Daniel Hagari menggambarkan insiden itu sebagai sesuatu yang “tragis” dan mengatakan bahwa tentara “memikul tanggung jawab,” menurut situs berita Times of Israel.
“Ini adalah wilayah di mana tentara (Israel) bertemu dengan banyak teroris, termasuk pelaku bom bunuh diri,” katanya.
Dia mengidentifikasi dua sandera yang terbunuh sebagai Yotam Haim dan Samer Talalka, namun tidak mengidentifikasi sandera ketiga atas permintaan keluarganya.
Netanyahu berduka atas ketiga sandera pada hari Jumat dan mengatakan itu adalah “tragedi yang tak tertahankan.”
“Bersama seluruh rakyat Israel, saya menundukkan kepala dalam kesedihan yang mendalam dan berduka atas gugurnya tiga putra tercinta kami yang disandera,” tulisnya di X.
“Seluruh Negara Israel berduka malam ini,” katanya, seraya menambahkan bahwa pelajaran penting akan diambil.
Israel telah membombardir Jalur Gaza dari udara dan darat, melakukan pengepungan dan melakukan serangan darat sebagai pembalasan atas serangan lintas batas oleh Hamas pada 7 Oktober.
Setidaknya 18.800 warga Palestina telah terbunuh dan 51.000 lainnya terluka dalam serangan gencar Israel, menurut otoritas kesehatan Gaza.
Korban tewas Israel dalam serangan Hamas mencapai 1.200 orang, sementara lebih dari 130 sandera masih ditahan oleh kelompok Palestina di Gaza, menurut angka resmi.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Emily-Hand-memeluk-ayahnya-di-sebuah-rumah-sakit-di-Israel-setelah-dibebaskan-oleh-Hamas.jpg)