Senin, 4 Mei 2026

Internasional

Komandan Senior Garda Revolusi Iran Tewas dalam Serangan Udara Israel

Televisi pemerintah Iran menghentikan siaran berita rutinnya untuk mengumumkan bahwa Mousavi telah terbunuh, dan menggambarkannya sebagai salah satu p

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS.COM/IRNA
Seorang penasihat militer senior Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) tewas dalam serangan udara rezim Israel di pinggiran kota Damaskus. 

SERAMBINEWS.COM - Serangan udara Israel di luar ibu kota Suriah, Damaskus menewaskan seorang penasihat senior di Korps Garda Revolusi Iran (IRGC), kata sejumlah laporan.

Sayyed Razi Mousavi, salah satu komandan tertinggi IRGC di Suriah, terbunuh pada hari Senin.

Dia bertanggung jawab untuk mengoordinasikan aliansi militer antara Suriah dan Iran.

Mousavi “tewas dalam serangan rezim Zionis beberapa jam lalu di distrik Zeinabiyah di pinggiran kota Damaskus,” kantor berita resmi Iran, IRNA, melaporkan, menggunakan nama berbeda untuk Sayyida Zeinab di selatan ibu kota Suriah.

Baca juga: Kisah Senapan Sniper Ghoul Al-Qassam, Begini Kelebihan & Cara Pembuatannya, hingga Ditakuti Zionis

Televisi pemerintah Iran menghentikan siaran berita rutinnya untuk mengumumkan bahwa Mousavi telah terbunuh, dan menggambarkannya sebagai salah satu penasihat IRGC paling berpengalaman di Suriah.

Dikatakan bahwa dia adalah “di antara mereka yang mendampingi Qassem Soleimani,” kepala Pasukan elit Quds IRGC, yang terbunuh dalam serangan pesawat tak berawak Amerika Serikat di Irak pada tahun 2020.

Belum ada komentar langsung dari militer Israel.

Israel selama bertahun-tahun telah melakukan serangan terhadap apa yang digambarkannya sebagai sasaran yang terkait dengan Iran di Suriah, di mana pengaruh Teheran telah berkembang sejak negara tersebut mendukung Presiden Bashar al-Assad dalam perang yang meletus di Suriah pada tahun 2011.

Membayar mahal

Presiden Iran Ebrahim Raisi menyampaikan belasungkawanya atas kesyahidan seorang anggota senior IRGC dalam serangan udara Israel di Suriah, dengan mengatakan bahwa rezim tersebut pasti akan membayar kejahatan ini.

Seyyed Razi Mousavi, seorang penasihat veteran Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) Iran di Suriah, tewas dalam serangan Israel di distrik Zainabiyah di ibu kota Damaskus pada Senin pagi.

Pada hari yang sama, Presiden Raisi menyampaikan pesan, menyampaikan belasungkawa kepada bangsa Iran dan juga rekan-rekannya di IRGC.

Raisi mengatakan dalam pesannya bahwa Seyyed Razi adalah orang pemberani dan pemberani yang termasuk di antara sahabat jenderal Qassem Soleimani yang terbunuh.

Seyyed Razi menjadi martir saat menjabat sebagai penasihat bagi front perlawanan, membela tempat-tempat suci di Suriah serta menjaga cita-cita Islam, tambah presiden.

Tidak diragukan lagi, kemartirannya adalah tanda frustrasi dan kelemahan rezim Zionis yang menduduki wilayah tersebut, kata Presiden Raisi, seraya menekankan bahwa rezim Israel pasti akan membayar kejahatan ini.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved