Selasa, 28 April 2026

Aceh Timur

Produksi Sampah 2023 di Aceh Timur Meningkatkan Capai 65.912 Ton

Sampah yang dihasilkan tahun ini meningkat dari tahun sebelumnya dan menjadi problem bagi daerah.

Penulis: Maulidi Alfata | Editor: Taufik Hidayat
Serambinews.com
Sampah di TPS Idi Rayeuk, Aceh Timur, Selasa (19/12/2023) 

Laporan Maulidi Alfata | Aceh Timur

SERAMBINEWS.COM, IDI - Produksi sampah di Aceh Timur tahun 2023 capai 65.912,76 ton angka tersebut meningkat dari tahun sebelumnya sebanyak 64.667,13 ton.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Aceh Timur, Muslidar menerangkan semakin hari sampah semakin banyak dihasilkan dari konsumsi rumah tangga dan sampah pasar di Aceh Timur.

"Sampah yang dihasilkan pada tahun ini meningkat dari tahun sebelumnya ini menjadi problem juga untuk daerah," ujar Muslidar, Senin (8/1/2024).

Muslidar melanjutkan, selama ini kesadaran masyarakat terhadap partisipasi untuk pengurangan sampah juga masih minim, mulai dari membuang sampah sembarangan sampai pengurangan pemakaian sampah plastik.

Di sisi lain, sarana dan prasarana pengelolaan sampah di Aceh Timur juga menjadi masalah. Dua tempat pembuangan akhir (TPA), yaitu TPA Birem Bayeun dan TPA Lhok Tujoh, kini hampir tidak mampu menampung jumlah sampah yang dibuang setiap harinya, begitu juga dengan akses. Menuju TPA yang susah untuk ditempuh saat  musim hujan.

Oleh karena itu alternatif pengurangan sampah dengan menyediakan bank-bank sampah di setiap Kecamatan di Aceh Timur. "Ketersediaan bank sampah di sekolah-sekolah,dan sosialisasi," tuturnya.

Ia menambahkan, perlu ke berfungsian TPS3R yang memiliki konsep dengan tujuan Reduce (mengurangi), Reuse (menggunakan kembali) dan Recycle (daur ulang).

Tujuan utama pengolahan sampah di TPS3R adalah untuk mengurangi kuantitas dan/atau memperbaiki karakteristik sampah sebelum nantinya diolah lebih lanjut di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) sampah.

Kota IdI mengeluarkan sampah perhari mencapai 20 ton bahkan lebih, produksi sampah yang kian meningkat menyebabkan sampah sering menumpuk di beberapa pusat kota.

Faktor ini mengharuskan pemerintah memikirkan alternatif untuk mengolah sampah tidak hanya pada pengelolaan, sehingga sampah tidak menjadi permasalahan di tengah masyarakat.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved