Selasa, 14 April 2026

Video

VIDEO - Usai Serang Kapal AS, Houthi Peringatkan Kapal Inggris Jadi Target Sah Selanjutnya

Jenderal Yahya menegaskan bahwa semua kapal AS dan Inggris beserta unit militernya akan menjadi target sah.

SERAMBINEWS.COM - Pejuang Houthi berhasil menyerang kapal kargo milik Amerika Serikat (AS) di lepas pantai Yaman, Senin (15/1/2024).

Houthi menegaskan kapal Inggris dan unit militernya juga akan menjadi target sah berikutnya.

Hal itu disampaikan Juru Bicara Houthi Jenderal Yahya Saree dalam pernyataan resminya.

"Angkatan Bersenjata Yaman menegaskan bahwa pembalasan terhadap serangan Amerika dan Inggris tidak bisa dihindari, dan setiap agresi baru tidak akan dibiarkan begitu saja," kata Yahya, dikutip dari Al Mayadeen, Selasa (16/1/2024).

Ia menyebut bahwa Inggris juga terlibat dalam agresi militer di Yaman pada Kamis (11/1/2024) lalu.

Serangan yang dilakukan bersama AS itu telah menewaskan sedikitnya enam pejuang Houthi.

Jenderal Yahya menegaskan bahwa semua kapal AS dan Inggris beserta unit militernya akan menjadi target sah.

Pada hari yang sama, AS telah mengakui bahwa kapal kargo miliknya terkena rudal saat melintasi Teluk Aden.

Komando Pusat AS (CENTCOM) menyebut kapal Gibraltar Eagle mengalami kerusakan setelah dihantam rudal.

Meski begitu, seluruh awak dipastikan selamat dan kapal tetap melanjutkan perjalanan.

"Militan Houthi yang didukung Iran menembakkan rudal balistik anti-kapal dari wilayah Yaman yang dikuasai Houthi dan menyerang M/V Gibraltar Eagle," tulis CENTCOM di X.

Operator kapal yang berbasis di AS, Eagle Bulk Shipping menyebut, kapal yang dihantam rudal mengangkut produk baja.

Saat ini kapal Gibraltar Eagle sedang berusaha keluar dari lepas pantai Yaman.

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved