Minggu, 12 April 2026

video

VIDEO China Tanggapi Iran dan Pakistan yang Saling Serang, Siap Jadi Penengah Konflik

Menanggapi peristiwa ini, China menyatakan siap untuk menengahi konflik antara kedua negara tersebut.

Editor: Teuku Fauzan

SERAMBINEWS.COM - Konflik di Timur Tengah semakin memanas belakangan ini dan semakin meluas.

Terbaru, Iran baru saja meluncurkan serangan ke Pakistan pada Selasa (16/1/2024).

Menanggapi peristiwa ini, China menyatakan siap untuk menengahi konflik antara kedua negara tersebut.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Mao Ning mengatakan bahwa Beijing memiliki pengaruh di Iran dan Pakistan.

Pasalnya, kedua negara itu merupakan mitra penting Beijing selama bertahun-tahun.

China dan Pakistan bekerja sama dalam bidang proyek transportasi dan energi.

Sementara dengan Iran, China merupakan salah satu importir minyak terbesarnya.

Mao Ning menyebut bahwa Beijing mampu membuat situasi di Iran dan Pakistan menjadi lebih tenang.

Baca juga: Presiden Iran Bersumpah Hancurkan Rezim Zionis Israel Pasca Pembunuhan 5 Anggota Garda Revolusi

Dikutip dari Al Arabiya via Tribunnews, Jumat (19/1/2024), Mao Ning menyebut, Beijing memiliki kredibilitas untuk menekan kepemimpinan kedua negara agar bersikap lebih tenang.

Sebelumnya diberitakan, Pasukan Garda Revolusi Islam (IRGC) meluncurkan rudal balistik dan drone ke Pakistan pada Selasa (16/1/2024).

Serangan ini menargetkan dua markas utama militan yang dicap sebagai kelompok radikal oleh Iran di Jaish Al-Adl.

Namun, Kementerian Luar Negeri Pakistan menyebut apa yang dilakukan Iran merupakan pelanggaran terhadap wilayah udaranya.

Pakistan kemudian melakukan serangan balik terhadap Iran pada Kamis (18/1/2024) hingga menewaskan 7 orang dari pasukan elit IRGC.(*)

Host: Suhiya Zahrati

Baca juga: Serangan Balasan Pakistan ke Iran Tewaskan 9 Orang, Pemberontak Baluchistan Nyatakan Perang

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved