Mata Lokal Memilih

KIP Pidie Gelar Simulasi Pemungutan dan Penghitungan Suara Pemilu

Ramli mengharapkan kegiatan ini, baik dalam segi pelaksanaan, maupun prosedur, serta berbagai tahapan bisa menjadi contoh

Penulis: Nur Nihayati | Editor: Nur Nihayati
SERAMBINEWS.COM/NUR NIHAYATI
KIP Pidie gelar pemungutan dan perhitungan suara di halaman Gedung Pidie Convention Center (PCC) Sigli, Pidie, Rabu (31/1/2024). 

Ramli mengharapkan kegiatan ini, baik dalam segi pelaksanaan, maupun prosedur, serta berbagai tahapan bisa menjadi contoh

SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Komisi Independen Pemilihan (KIP) Pidie menggelar simulasi pemungutan dan perhitungan suara Pemilu 2024 di halaman Gedung Pidie Convention Center (PCC) Pidie, Rabu (31/1/2024).

Ketua KIP Pidie, Ramli Usman mengatakan, kegiatan simulasi ini merupakan kali pertama dilakukan di Pidie.

Pelaksanaan simulasi berdasarkan imbauan dari KPU RI, untuk lebih memantapkan, terutama terhadap penyelenggara Pemilu, baik PPK, maupun KPPS yang telah dilantik.

Ramli mengharapkan kegiatan ini, baik dalam segi pelaksanaan, maupun prosedur, serta berbagai tahapan bisa menjadi contoh dan acuan bagi penyelenggaraan Pemilu di tingkat KPPS.

Pemahaman mereka terhadap pelaksanaan pemungutan dan perhitungan suara pun lebih maksimal. Dengan begitu, pelaksanaan Pemilu 2024 di Pidie diharapkan bisa berjalan aman, lancar dan tertib.

Ramli menjelaskan, pada pelaksanaan pemungutan tanggal 14 Februari 2024 akan dimulai dan kemudian dilanjutkan dengan penghitungan surat suara.

“Kita harapkan pada pelaksanaannya nanti semuanya bisa sesuai rencana dan berjalan aman, lancar dan kondusif,” imbuhnya.

Dalam kegiatan simulasi ini, semua kertas suara ini bukan yang sebenarnya ini hanyalah bersifat dummy.

Turut hadir juga dalam kegiatan ini perwakilan dari partai politik, Forkopimda dan perwakilan pemerintah daerah.

Aplikasi Sirekap

Pada kesempatan itu, Ketua KIP Pidie juga mengatakan, pada Pemilu 2024 digunakan aplikasi Sirekap mencakup sejumlah aspek kunci, mulai dari membaca dan merekam data hasil penghitungan suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS), hingga mempublikasikan hasil perolehan suara secara berjenjang.

Jadi penting untuk KPPS mengetahui langkah-langkah konkrit dari penggunaan Sirekap.

Mulai dari pemasangan aplikasi Sirekap, login menggunakan akun terdaftar, hingga penghitungan suara dan proses verifikasi menggunakan teknologi Optical Character Recognition (OCR) atau Optical Mark Recognition (OMR).

Di sisi lain, Ketua KIP Pidie menyampaikan hingga akhir Januari 2024 persiapan logislitik sedang dalam pengepakan untuk 8 kecamatan. "Target kami paling lama 6 Februari selesai. Di Pidie ada 1.406 TPS. Lalu,ada sebanyak 9.082 kpps telah terbentuk," katanya.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved