Video
VIDEO Netanyahu Tak Peduli dengan Gencatan Senjata, Ingin Perpanjang Perang Habisi Hamas
Al-Ansari mengkritik Netanyahu yang menggambarkan upaya Qatar seolah-olah mendanai gerakan Hamas.
SERAMBINEWS.COM - Juru bicara Kementerian Luar Negeri Qatar, Majid Al-Ansari, mengatakan pernyataan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, baru-baru ini tidak lain hanyalah upaya barunya untuk menunda-nunda dan memperpanjang perang.
Sebelumnya, Netanyahu meminta Qatar selaku mediator Hamas dan Israel untuk menekan Hamas agar membebaskan para sandera.
Qatar berkomitmen sejak hari pertama untuk melakukan upaya mediasi, mengakhiri krisis, membebaskan sandera, dan menegaskan Netanyahu mengetahui hal ini seperti yang dikutip dari Yeni Safak, Senin (19/2/2024).
Ia menekankan Qatar akan tetap melanjutkan upaya mediasi.
Baca juga: Israel Sebar Ancaman Serang Rafah pada Bulan Ramadhan Jika Hamas tak Bebaskan Sandera
Al-Ansari mengkritik Netanyahu yang menggambarkan upaya Qatar seolah-olah mendanai gerakan Hamas.
Pejabat tersebut menyerukan Netanyahu untuk fokus pada negosiasi dengan cara yang menjaga keamanan kawasan dan mengakhiri perang yang sedang berlangsung dengan Israel.
Qatar memainkan peran penting bersama Mesir dan Amerika Serikat dalam mencapai kesepakatan antara Hamas dan Israel yang mencakup gencatan senjata di Jalur Gaza dan pertukaran tahanan.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Israel Ingin Perpanjang Agresi, Qatar: Netanyahu Berniat Tunda Kesepakatan Sandera,
| VIDEO Iran Pasang Ribuan Ranjau Laut untuk Jebak Kapal Perang AS di Selat Hormuz |
|
|---|
| VIDEO Korban Pelecehan Verbal Mahasiswa UI di Grup Chat Bicara Depan Umum |
|
|---|
| VIDEO Siaga Serangan Musuh, Iran Aktifkan Dua Markas Besar Sekaligus |
|
|---|
| VIDEO Hizbullah Jalankan Operasi Tangkap Tentara Musuh, Pemukim Israel Jadi Sasaran |
|
|---|
| VIDEO Kasus Pembuangan Bayi Terungkap, Dua Diamankan di Aceh Jaya |
|
|---|