UNISAI
IAI Al Aziziyah Samalanga Bireuen Menjadi Universitas Islam Al Aziziyah
IAI Al Aziziyah, Samalanga, Bireuen kini naik peringkat menjadi Universitas Islam Al Aziziyah Indonesia (UNISAI).
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Taufik Hidayat
Laporan Yusmandin Idris | Bireuen
SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Institut Agama Islam (IAI) Al Aziziyah, Samalanga, Bireuen berlokasi di komplek dan dibawah naungan Yayasan Pendidikan Islam Al Aziziyah Samalanga Bireuen naik peringkat menjadi universitas lengkapnya Universitas Islam Al Aziziyah Indonesia (UNISAI) Samalanga, Bireuen.
Hal tersebut disampaikan Dr Tgk Muntasir A Kadir MA selaku Pembina universitas tersebut kepada Serambinews.com, Selasa (27/2/2024).
Disebutkan, penetapan dari institut menjadi universitas dituangkan dalam SK Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 1055 tahun 2023 lalu dalam SKnya tanggal 27 November 2023 ditandatangani Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas dan diterima kampus sekitar Januari 2024 lalu.
Unisai yang berkampus di Desa Mideun Jok, Samalanga Bireuen. Menilik ke belakang, awalnya Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al Aziziyah dan berubah status sebagai institut tahun 2014 lalu menjadi Institut Agama Islam Al-Aziziyah (IAI) Samalanga.
Hadirnya perguruan tinggi tersebut bertujuan untuk menyelenggarakan kegiatan pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat sebagai manifestasi dari tri-dharma perguruan tinggi dalam berbagai disiplin ilmu.
Dengan kehadiran Institut Agama Islam diharapkan mampu mempersiapkan generasi pesantren dan juga masyarakat lainnya supaya siap menghadapi tantangan global.
Adapun secara khusus, tujuan dari penyelenggaraan IAI Al- Aziziyah Samalanga adalah menyelenggarakan kegiatan pendidikan dan pengajaran dalam rangka menghasilkan Sarjana Agama yang memiliki pengetahuan dan kepekaan dalam memahami realitas keagamaan dan mampu dalam masyarakat yang semakin mengglobal.
Kemudian, menghasilkan sarjana agama yang memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam memahami gejala-gejala sosial keagamaan dalam masyarakat melalui kegiatan penelitian.
Selanjutnya, menyelenggarakan kegiatan akademik dalam rangka mendalami dan mengembangkan konsep-konsep dan teori- teori hukum Islam serta menyampaikannya (dakwah) kepada umat dan mengembangkan dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan agama Islam dan teknologi yang bernafaskan Islam.
Tgk Muntasir mengatakan, saat ini Unisai menyelenggarakan tujuh program studi sarjana (S1) dan satu program studi magister (S2).
Tujuh program studi ini tersebar dalam tiga fakultas, yaitu Fakultas Tarbiyah, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, dan Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam. Fakultas Tarbiyah terdiri dari tiga program studi, yaitu program studi Pendidikan Agama Islam (PAI), program studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA), dan program studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI).
Kemudian Fakultas Dakwah dan Komunikasi terdiri dari dua program studi, yaitu program studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) dan program studi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI). Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam terdiri dari dua program studi, yaitu program studi Hukum Keluarga Islam (HKI) dan Ekonomi Syariah (ES) dan satu program pasca sarjana (S2) Komunikasi Penyiaran Islam (KPI).(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/calon-mahasiswa-iai-al-aziziyah-samalanga-bireuen_2022.jpg)