Minggu, 10 Mei 2026

Video

VIDEO Pasukan IDF Mundur Total dari Hamad Khan Yunis, Pertempuran Israel Paling Berat Selama 5 Bulan

Pasukan Tentara Keamanan Israel (IDF) dilaporkan memutuskan untuk mundur secara penuh dari pertempuran yang tengah berlangsung di Hamad, Khan Yunis.

Tayang:
Editor: Muhammad Aziz

SERAMBINEWS.COM - Pasukan Tentara Keamanan Israel (IDF) dilaporkan memutuskan untuk mundur secara penuh dari pertempuran yang tengah berlangsung di Hamad, Khan Yunis, selatan Jalur Gaza,pada Sabtu (16/3/2024).

Mundur totalnya IDF dari Kota Hamad disebutkan setelah menerima pukulan telak dari milisi perjuangan Palestina, dalam beberapa hari terakhir.

Stasiun televisi Al Mayadeen, Sabtu (16/3/2024) melaporkan, di tengah serangan gencar para milisi perjuangan Palestina, pasukan Israel, mundur dari utara kota Hamad, Khan Yunis, dengan perlindungan artileri.

Wartawan stasiun televisi Al Ghad, juga mengabarkan penarikan mundur total pasukan Israel, dari kota Hamad, meninggalkan kerusakan hebat yang dialami kota tersebut.

Brigade Shuhada Al Aqsa, mengabarkan kalau pasukannya telah menembak sebuah kendaraan pengangkut personel Israel, dengan bom, dan RPG di kota Hamad.

Di tengah sensor ketat, Angkatan Bersenjata Israel, mengakui sedikitnya 590 tentara Israel, terbunuh selama operasi Badai Al Aqsa, namun menurut para pengamat jumlah sebenarnya lebih besar beberapa kali lipat dari ini.

Sekarang pasukan Israel, masih terlibat pertempuran sengit melawan pejuang Palestina, di kota Al Zahra, dan Al Mughraqa, di tengah Jalur Gaza.

Hamad diakui IDF menjadi lokasi pertempuran paling sulit yang mereka alami melawan milisi pembebasan Palestina dalam perang selama lima bulan terakhir.

Memo mengabarkan, pejabat militer di tentara pendudukan IDF, Pertempuran di lingkungan Hamad adalah yang paling sulit yang pernah dilakukan tentara Israel sejak pecahnya perang lima bulan lalu.(*)

VO: Syita
EV: Aziz

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved