Minggu, 12 April 2026

Pidie

Kakankemenag Pidie Isi Ceramah Tarawih, Memahami Esensi Puasa Berkualitas

Esensi berpuasa menjadi implementasi penuh dalam segala tuntutan dan keikhlasan dengan mengharap ridha Allah SWT.

Penulis: Idris Ismail | Editor: Taufik Hidayat
Serambinews.com
Kepala Kankemenag Pidie, Drs H Abdullah AR MAg mengisi ceramah tarawih di Masjid Agung Al-Falah Kota Sigli Pidie, Minggu (24/3/2024) malam 

Laporan Idris Ismail | Pidie

SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Kepala Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Pidie, Drs H Abdullah AR MAg mengisi ceramah tarawih pada  ke 13 Ramadhan 1445 H di Masjid Agung Al-Falah Kota Sigli, Pidie, Minggu (24/3/2024) malam.

Dalam tausiah agama singkat 20 menit itu ia mengutarakan esensi dalam memaknai puasa berkualitas.

“Memang, sebelumnya memasuki bulan Ramadhan pada lazimnya pada umumnya umat muslim dunia telah melakukan persiapan 'Pemanasan' puasa pada dua bulan sebelumnya yaitu Rajab dan Syakban dengan melatih diri dengan berpuasa," sebutnya dihadapan ratusan jamaah. 

Maka dalam memasuki bulan Ramadhan esensi berpuasa menjadi implementasi penuh dalam segala tuntutan dan keikhlasan dengan mengharap ridha Allah SWT.

Dipertengahan bulan suci Ramadhan yang telah berjalan, persiapkan jiwa yang lebih matang dalam menggapai kelebihan menjadi insan Taqwa sebagai wujud hamba paripurna. Karenanya, jangan jadikan puasa sebagai formalitas saja, jangan sebatas mulut diam, dan malah jangan termasuk dalam kelompok menyebarkan berita hoax lewat jari. Tapi pacu dan buru kelebihan-kelebihan puasa lewat peningkatan amal ibadah baik berupa  shalat sunat, tadarus Al-Qur'an , zikir, sedekah atau gemar berdonasi antar lintas hamba Allah. “Terlebih atas kepekaan sosial terhadap saudara muslim Palestina yang kini didera pembantaian oleh zionis Israel,"jelasnya .

Dijelaskan juga, saat ini mereka hidup  dibawah bayang-bayangan ketakutan, makan terbatas, tempat tinggal yang tidak jelas. Maka jadikan esensi puasa untuk tidak henti-hentinya berdonasi bagi kemaslahatan hidup saudara muslim dalam kesulitan. “Jadi, momentum puasa ini dapat mengasah kepekaan peduli lebih tinggi," ujarnya.

Ditambahkan, dengan keyakinan tinggi melakukan segala amal ketulusan yang dilakukan, Allah SWT akan memberikan 'Bonus'  besar berupa malam Lailatul Qadar sebagai buah amal yang ditoreh selama bulan mulia ini.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved