Breaking News
Kamis, 9 April 2026

Video

VIDEO - Nelayan Tradisional  Pante Paku Jangka Bireuen

Hasil tangkapan pukat darat tidak menentu, terkadang hasilnya banyak, namun ada juga saatnya tak ada ikan yang tersangkut pada pukat darat.

Penulis: Yusmandin Idris | Editor: m anshar

 

Laporan Yusmandin Idris I Bireuen

SERAMBINEWS.COM,  – Kecamatan Jangka, Bireuen salah satu kecamatan pesisir yang masyarakatnya sebagian besar terdiri dari para nelayan, maupun usaha perikanan lainnya.

Di pesisir Desa Pante Paku, Jangka merupakan salah satu kawasan berbagai kegiatan para nelayan mulai dari usaha tambak udang, ikan, maupun nelayan tradisional yang masih menggunakan pukat darat.

Para nelayan di kawasan tersebut menarik pukat darat sejak pagi, siang, hingga malam hari seperti pada Minggu (14/4/2024).

Satu kelompok nelayan sedang menarik pukat, kelompok lainnya sedang bersiap-siap turun lagi, sedangkan kelompok lainnya sedang menaikkan pukat dalam boat untuk berangkat lagi. 

Beberapa penarik pukat juga menggunakan senter di kepala.

Hasil tangkapan pukat darat tidak menentu, terkadang hasilnya banyak, namun ada juga saatnya tak ada ikan yang tersangkut pada pukat darat.

Hasil tangkapan langsung dibeli para muge yang merapat ketika pukat sudah ditarik ke bibir pantai.

Keuchik Pante Paku, Muharzimi mengatakan, kawasan Pante Paku dengan hamparan bibir pantai yang luas menjadi salah satu tempat para nelayan menarik pukat darat.

Usaha nelayan tradisional sudah dilakukan turun temurun sejak lama dan menjadi kegiatan utama bagi nelayan mencari nafkah keluarga. (*)

Narator: Suhiya Zahrati

Video Editor: M Anshar

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved