Ruang Bahasa
Memahami Pelik-Pelik Bahasa Indonesia di KBBI - Bagian 2
Ada sejumlah kata yang memerlukan ketelitian ekstra untuk dipahami karena selain merupakan kata dasar biasa--bahkan dengan beragam makna--ia juga seka
Penulis: Yarmen Dinamika | Editor: Ansari Hasyim
8. kon.tra
Kata yang satu ini kelas katanya tergolong adjektiva atau kata sifat. Arti dari kata kontra adalah dalam keadaan tidak setuju; dalam keadaan menentang; menentang pendapat dan sebagainya.
Contoh:
kontra intelijen (operasi penggalian informasi secara khusus bersifat strategis dan taktis yang dilakukan untuk menggagalkan rencana musuh),
kontra revolusi (perlawanan terorganisasi terhadap gerakan politik revolusioner, dilakukan oleh orang yang menginginkan terjaganya kestabilan),
kontra revolusioner (bertentangan dengan atau menyimpang dari revolusi), dan
kontra tenor (jenis suara pria yang sangat jarang, lebih tinggi daripada suara tenor; falseto).
Selain itu, ada kontra- yang merupakan bentuk terikat.
Artinya, berlawanan; bertentangan; kebalikan dari; lawan dari.
Contoh:
kontradiksi (pertentangan dua hal yang sangat berlawanan),
kontraindikasi (petunjuk atau indikasi yang berlawanan dengan yang ada),
kontraksi (pengerutan sehingga jadi berkurang panjangnya; penegangan), dan
kontramitos (mitos yang berlawanan dengan yang ada).
9. Ma.ha
Di KBBI Daring VI kata Maha ditulis dengan M besar. Artinya
sangat; amat; teramat (tentang Tuhan):
Contoh:
Maha Adil (yang paling adil, salah satu sifat Allah Swt.),
Maha Benar (yang paling benar, salah satu sifat Allah Swt.),
Maha Esa (teramat tunggal, salah satu sifat Allah Swt.),
Maha Mulia (yang paling mulia, salah satu sifat Allah Swt.),
Maha Pengasih (yang paling suka menaruh belas kasihan; yang paling mengasihi; sangat pemurah hati, salah satu sifat Allah Swt.),
Maha Pengampun (pemberi ampun; penerima tobat, yang paling banyak memberikan pengampunan, salah satu sifat Allah Swt.),
Maha Penyayang (yang penuh kasih sayang; yang paling memiliki sifat belas kasihan, salah satu sifat Allah Swt.), dan
Maha Pemurah (yang paling suka memberi; sangat bermurah hati, salah satu sifat Allah Swt.).
Selain itu, ada kata maha- sebagai bentuk terikat.
Artinya, besar; sangat; amat; teramat.
Contoh:
mahasantri (mahasiswa yang mendalami ilmu agama di pondok pesantren),
mahaguru (guru besar atau profesor di perguruan tinggi),
mahakarya (karya besar, karya gemilang), dan
maharupa (indah sekali, teramat elok).
10. ma.la
Di KBBI kata mala yang berdiri sendiri, cakupan artinya sangat luas, yakni bencana; celaka; sengsara; penyakit; layu; merana; cemar; noda.
Contoh:
malaria (penyakit infeksi yang banyak dijumpai di daerah tropis, disertai gejala demam dan turun naiknya suhu yang tidak teratur, ditularkan oleh nyamuk anofeles),
malapetaka (bencana; musibah; kecelakaan; kesengsaraan),
malaise (keadaan lesu dan serbasulit (terutama dalam bidang perekonomian; perasaan kurang sehat dan lesu, yang mendahului timbulnya keadaan sakit yang lebih gawat), dan
malasia (melunaknya jaringan atau organ tubuh).
Selain itu, ada mala- yang merupakan bentuk terikat.
Artinya, buruk; tidak normal.
Contoh:
malagizi (penyakit yang disebabkan oleh kekurangan gizi, biasanya meliputi beberapa nutrien, seperti protein, karbohidrat, dan vitamin),
malanutrisi (keadaan kurang, kelebihan, atau ketidakseimbangan zat gizi; malagizi),
malaadministrasi (kelalaian administratif yang dilakukan oleh pejabat negara), dan
maladistribusi (kesalahan dalam penyaluran barang-barang, diserahkan bukan kepada yang berhak menerima barang).
11. me.ga
Dalam KBBI, mega berarti awan; angin bertiup; berarak.
Contoh: mega mendung (awan yang mengandung hujan).
Mega mendung juga berarti corak batik khas Cirebon berupa awan berarak dalam susunan warna bergradasi.
Selain itu, ada mega- sebagai bentuk terikat.
Artinya, besar; luas; juta; kelipatan satu juta.
Contoh:
megabintang (pesohor yang sangat terkenal),
megabita (ukuran kapasitas memori dalam komputer digital 1.048.576 bita),
megawatt (satu juta watt), dan
megavitamin (dosis vitamin yang jauh lebih besar daripada biasanya).
12. mik.ro
Di KBBI kata mikro memiliki arti kecil; tipis; sempit; dan berkaitan dengan jumlah yang sedikit atau ukuran kecil.
Contoh: Ditinjau secara mikro, bangunan itu hanya pantas untuk posko satuan pengaman (satpam).
Selain itu, ada mikro- sebagai bentuk terikat. Kata ini mempunyai tiga arti.
Pertama, mikro- yang berarti kecil; kecil sekali.
Contoh:
mikroanalisis (analisis bahan dalam skala kecil, biasanya menggunakan peranti khusus, kecil, dan sangat sensitif),
mikrocip (keping yang sangat kecil sebagai bahan semikonduktor yang mengandung rangkaian elektronika dalam bentuk rangkaian padu),
mikrofilm (film yang memuat rekaman foto bahan tertulis, tercetak, dan sebagainya dalam ukuran yang sangat kecil), dan
mikroorganisme (makhluk hidup sederhana yang terbentuk dari satu atau beberapa sel yang hanya dapat dilihat dengan mikroskop, berupa tumbuhan atau hewan yang biasanya hidup secara parasit atau saprofit, misalnya bakteri, kapang, dan ameba; jasad renik).
Kedua, mikro- berarti membuat benda yang kecil kelihatan besar.
Contoh:
mikroskop (alat untuk melihat benda yang tidak dapat dilihat dengan mata telanjang, misalnya kuman-kuman; kaca pembesar),
mikroskopis (bersangkutan dengan mikroskop; sifat ukuran yang sangat kecil dan tidak dapat dilihat dengan mata telanjang sehingga diperlukan mikroskop untuk dapat melihatnya dengan jelas),
mikrofosil (fosil yang hanya bisa dilihat dengan bantuan mikroskop), dan
mikrografika (ilmu dan teknik membuat salinan dokumen dalam ukuran yang sangat kecil sehingga dibutuhkan alat pembesar untuk membacanya).
Ketiga, mikro- berarti sepersejuta unit.
mikroampere (satuan ukuran arus listrik yang sama dengan sepersejuta ampere),
mikrofarad (satuan kapasitas dari sebuah kondensator yang besarnya sepersejuta farad), dan
mikrogram (satuan massa dalam sistem metrik yang besarnya sepersejuta gram),
mikrowatt (satuan ukuran tenaga listrik yang besarnya sama dengan sepersejuta watt).
Kita cukupkan sampai di urutan 12 dulu. Sisanya kita khatamkan pada edisi esok hari.
Berjalan naik kuda bawa timba baru. Manfaatkan usia muda untuk menimba ilmu.(*)
| Mengenali Ciri Kata Majemuk, Jenis dan Contohnya, serta Bedanya dengan Frasa |
|
|---|
| Cara Benar Menulis Kata Majemuk |
|
|---|
| Memahami Pelik-Pelik Bahasa Indonesia di KBBI - Bagian 3, Habis |
|
|---|
| Memahami Pelik-Pelik Bahasa Indonesia di KBBI - Bagian 1 |
|
|---|
| Mengenal Bentuk Terikat di KBBI dan Mahir Mempraktikkannya - Bagian 6, Habis |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Yarmwn-Dinamika-484.jpg)