Berita Aceh Barat
Satu Pria di Aceh Barat Ditemukan Meninggal Tergantung di Kandang Sapi, Diduga Bunuh Diri karena Ini
Kapolres Aceh Barat, AKBP Andi Kirana melalui Kasi Humas AKP Mawardi, menceritakan Narmin pertama kali ditemukan sudah meninggal tergantung oleh istri
Penulis: Sadul Bahri | Editor: Mursal Ismail
Kapolres Aceh Barat, AKBP Andi Kirana melalui Kasi Humas AKP Mawardi, menceritakan Narmin pertama kali ditemukan sudah meninggal tergantung oleh istrinya.
Laporan Sa'dul Bahri | Aceh Barat
SERAMBINEWS.COM, MEULABOH – Seorang pria di Desa Ujong Tanoh Darat, Kecamatan Meureubo, Kabupaten Aceh Barat, Narmin (55) ditemukan meninggal dunia dalam posisi tergantung dengan seutas tali nilon di leher di dalam kandang sapi.
Ia ditemukan meninggal tergantung Sabtu (28/4/2024) sekitar pukul 16.00 WIB.
Narmin yang diduga bunuh diri tersebut ber-KTP warga Dusun Lampuuk Jaya Batoh, Lueng Bata, Kota Banda Aceh yang saat ini berdomisili di Desa Ujong Tanoh Darat bersama dengan keluarganya.
Kapolres Aceh Barat, AKBP Andi Kirana melalui Kasi Humas AKP Mawardi, menceritakan Narmin pertama kali ditemukan sudah meninggal tergantung oleh istrinya.
Awalnya sang istri hendak melaksanakan aktivitas seperti biasa dengan membawa tali dan gerobak dorong untuk mencari ternak lembu piaraannya di kebun milik Alifianto (51), warga Lapang, Kecamatan Johan Pahlawan.
Saat itu, istri Narmin tidak merasa curiga karena aktivitas seperti itu sudah biasa dilakukan sehari-hari.
Baca juga: Jadwal Semifinal Indonesia Vs Uzbekistan Piala Asia U23 dan Sejarah Head to Head-nya: 6 Kali Bertemu
Kemudian istri Narmin mencari sang suami di seputaran kebun karena ada saudaranya yang menelpon dan hendak berbicara dengan korban.
Kemudian istri korban melihat korban sudah dalam keadaan tergantung di dalam kandang sapi dengan tali mengikat di leher korban, dan gerobak sorong berada di bawah kaki korban.
Melihat hal tersebut, istri Narmin meminta bantuan kepada saksi lainnya, yaitu Suwandi, setelah melihat kejadian tersebut, Suwandi menghubungi saksi lainnya yaitu Firdaus yang merupakan Kadus di desa setempat dan masyarakat lainnya.
Kemudian saksi lainnya melaporkan dan menghubungi petugas kepolisian Polsek Meureubo.
Sementara pihak kepolisian yang mengetahui hal tersebut, langsung menuju ke TKP, setelah sesampai di TKP, Polsek Meureubo beserta personel Koramil menghubungi unit identifikasi Polres Aceh Barat.
Ia menambahkan, bahwa menurut keterangan dari para saksi-saksi, istri korban dan pemilik kebun, bahwa yang bersangkutan sebelumnya memiliki permasalahan telah menghamili anak angkat korban, sebut saja bernama Bunga.
Baca juga: Parah, 2 IRT di Langsa dan Dua Teman Lelakinya Digrebek Saat Bermain Judi Joker dalam Sebuah Rumah
Hingga kini, Bunga yang membawa kabur korban tak diketahui keberadaannya. (*)
| DWP Aceh Barat Dorong Penguatan Pola Asuh Berbasis Nilai dan Ketahanan Keluarga |
|
|---|
| Dishub Aceh Barat Aktifkan Kembali Halte Bus Sekolah, Kampanye Keselamatan Dimulai |
|
|---|
| Dari 40 Pelamar, 35 Lulus Administrasi Jadi Kandidat Ramaikan Bursa JPT Pratama Aceh Barat |
|
|---|
| Kakankemenag Aceh Barat Abrar ZYM Pamit, Siap Emban Tugas Baru Jadi ‘Direktur JARUM’ di Banda Aceh |
|
|---|
| Langit Meulaboh Diselimuti Mendung, Warga Diminta Waspada Hujan Malam Hari |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/meninggal-di-kandang1.jpg)