Aceh Timur

PPI Idi Rayeuk Kumuh dan Banyak Sampah Berserakan

Saat ini PPI Idi menghadapi kendala dalam penanganan sampah disebabkan beberapa kontainer sampah rusak.

Penulis: Maulidi Alfata | Editor: Taufik Hidayat
Dok Humas
Petugas sudah mulai membersihkan sampah di PPI Idi, Sabtu (4/5/2024). 

Laporan Maulidi Alfata | Aceh Timur

SERAMBINEWS.COM, IDI - Kondisi di Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Idi Rayeuk terlihat tidak terawat dengan adanya tumpukan sampah plastik yang berserakan.

Amatan Serambinews.com pada hari Sabtu (4/5/2024), sampah plastik tampak menumpuk di berbagai sudut dermaga, menciptakan kesan yang tidak sedap dan mengganggu kenyamanan para pengunjung PPI Idi Rayeuk.

Abdulah, seorang warga setempat yang ditemui oleh Serambi di PPI, menjelaskan bahwa sampah tersebut berasal dari para pelaku usaha yang beraktivitas di pelabuhan.

“Kunjungan ke PPI menjadi kurang menyenangkan karena pemandangan sampah yang bertaburan, terlebih ketika hujan turun, kondisi PPI menjadi sangat tidak terawat,” ungkapnya.

Menanggapi situasi ini, Kepala UPTD PPI Idi, Ermansyah, telah menginstruksikan stafnya untuk melakukan aksi bersih-bersih.

“Pembersihan dilakukan setiap hari, dengan petugas yang bertugas menyapu dan mengangkut sampah di area halaman dan dermaga, yang telah dibagi-bagi wilayahnya untuk tanggung jawab masing-masing personel,” ujarnya.

Ermansyah menambahkan, saat ini PPI Idi menghadapi kendala dengan kontainer sampah yang rusak. Dengan hanya tiga kontainer yang tersedia dan seringnya perlu perbaikan karena korosi, ini menambah beban kerja petugas lapangan.

“Petugas harus bekerja dua kali, mulai dari menyapu sampah hingga mengumpulkannya di satu titik, lalu memindahkannya ke mobil dumptruck untuk dibuang ke tempat pembuangan akhir,” terangnya.

Sumber sampah di PPI Idi tidak hanya dari pelaku usaha atau pengunjung pelabuhan, tetapi juga dari warga luar yang membuang sampahnya di sini, sehingga volume sampah menjadi sangat besar. Namun, di sisi lain, ada rasa syukur karena sampah tersebut tidak dibuang ke sungai.

“Kami berharap DLHK Aceh Timur bersedia meminjamkan kontainer sampah mereka untuk sementara waktu, sambil menunggu pengadaan kontainer baru dari pihak pelabuhan,” harap Ermansyah.(*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved