Minggu, 26 April 2026

Jamaah Haji Indonesia

Waspada Dehidrasi, Jamaah Haji Indonesia Diingatkan Banyak Minum Air Mineral

Para jamaah calon haji (JCH) Indonesia diingatkan agar senantiasa memperbanyak minum air mineral guna menghindari terjadinya dehidrasi

Penulis: Khalidin | Editor: Muhammad Hadi
FOR SERAMBINEWS.COM
Wartawan Serambi Indonesia Khalidin Umar Barat (Berpeci Aceh) selaku petugas Media Center Haji (MCH) 2024 Daker Madinah, Senin (13/5/2024) berbincang dengam sejumlah jamaah di Masjid Nabawi. 

Laporan Khalidin Umar Barat I Arab Saudi

SERAMBINEWS.COM, MADINAH – Para jamaah calon haji (JCH) Indonesia diingatkan agar senantiasa memperbanyak minum air mineral guna menghindari terjadinya dehidrasi.

Wartawan Serambi Indonesia Khalidin Umar Barat selaku petugas Media Center Haji (MCH) 2024 Daker Madinah, Senin (13/5/2024)  melaporkan suhu di Arab Saudi saat ini masih berada di kisaran 38-40 derejat celcius.

Suhu dengan angka tersebut sangat ekstrem bagi warga Indonesia dan rentan terjadinya dehidrasi. 

Bahkan pada puncak haji mendatang suhu diperkirakan bisa mencapai 50 derejat celcius.

Untuk itu, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi mengingatkan jamaah calon haji harus mempertimbangkan kondisi di Arab Saudi yang berbeda dengan kondisi di Indonesia.

Hal ini disampaikan Kepala Kantor Kesehatan Haji Indonesia (KKIH) Madinah, Karmijono kepada Media Center Haji menyampaikan sejumlah imbauan bagi jamaah.

Dia mengatakan seringkali jamaah calon haji merasa bangga beribadah lancar tanpa rasa ingin buang air kecil. Padahal, jamaah tersebut sebenarnya dehidrasi.

Baca juga: Dituduh Merebut Kekuasaan di Cox’s Bazar, Pemimpin Rohingya Ditembak Mati oleh 15 Orang Bertopeng

"Dia bangga bisa beribadah lancar tanpa gangguan, padahal itu tanda-tanda dehidrasi," kata Karmijono di Madinah,” kata Karmijono.

Dikatakan banyak jamaah haji yang tidak sadar mengalami dehidrasi karena fokus menjalankan ibadah.

Padahal, seharusnya, jamaah haji buang air kecil minimal setiap jam. Hal ini sebagai tanda tubuh terhidrasi dengan baik.

"Semakin sering kencing lebih bagus. Mending sering ke toilet daripada sering ke rumah sakit," kata Karmijono mengingatkan.

Untuk itu dia mengingatkan jamaah haji banyak mengkonsumsi air minum. 

Karmijono menganjurkan jamaah minum air zamzam yang tidak dingin agar bisa langsung diterima dengan baik suhu tubuh.

Kemudian dikatakan jika selama di Arab Saudi, jamaah haji juga jarang berkeringat dan hal ini pun dianggap sebuah kewajaran.

Baca juga: Suhu Arab Saudi Bisa Capai 50 Derajat, Jamaah Haji Diingatkan Gunakan Alas Kaki Agar tak Melepuh

Padahal, penyebab mereka tidak berkeringat karena kondisi cuaca yang terik dan panas, sehingga keringat yang dihasilkan langsung menguap.

Selain itu jamaah juga diminta untuk tidak memaksakan diri menjalankan ibadah sunah ketika berada di Arab Saudi, baik saat di Madinah maupun Mekkah.

Karmijono berharap jamaah haji lansia dan memiliki penyakit bawaan, tak memaksakan diri untuk ibadah sunah agar tidak lelah. Hal ini semata demi menjaga kesehatan jamaah menuju rangkaian puncak haji.

"Tidak ada petugas yang melarang pasien untuk beribadah tetapi agar jamaah itu juga menyadari kemampuannya sendiri," kata Karmijono.

"Kalau memang sudah lelah, jangan dipaksa, tetap istirahat. Allah mengundang jamaah ke Arafah bukan ke sini (KKHI-red)," ujarnya. (*)

Baca juga: 100.000 Jemaah Umrah Indonesia Belum Kembali ke Tanah Air, Diduga Hendak Haji Tanpa Visa

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved