Rabu, 8 April 2026

Berita Aceh Tengah

Putra Gayo Bade Kurniawan Tampil di WWF X di Bali

Menariknya, Bade dipilih menjadi salah satu pemeran utama dalam tarian tersebut, ia di arak-arak di atas ogoh-ogoh yang di angkut oleh beberapa penari

Editor: mufti
IST
Bade Kurniawan 

SERAMBINEWS.COM, TAKENGON - Bade Kurniawan, putra Gayo kelahiran Bintang, Aceh Tengah, tampil pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) World Water Forum (WWF) X.

Kegiatan internasional yang diselenggarakan di Bali, 18-25 Mei 2024, dihadiri sekitar 100 ribu peserta, termasuk 12 Kepala Negara, 56 orang menteri dan 2.000 jurnalis dari 172 negara.

KTT WWF dibuka Presiden Joko Widodo (Jokowi), di Bali International Convention Center (BICC), Senin (20/5/2024).

Kegiatan dibuka dengan pertunjukan seni kolaborasi musik orkestra, tari dan paduan suara. Bade Kurniawan mendapatkan kesempatan tampil dalam sebuah pertujukan yang di koreografikan oleh Eko PC dengan tarian berjudul “The Power Of Water”.

Bade yang saat ini sedang menempuh pendidikan di sebuah universitas di Solo itu merupakan alumni dari program S1 Studi Tari dari Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Aceh.

Dalam kegiatan World Water Forum, Bade tampil bersama 150 penari yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Bade, mendapatkan kesempatan untuk tampil memeriahkan acara  tersebut dengan penampilan tarian berjudul “The Power Of Water”. Tarian tersebut menceritakan tentang perang antara dua kubu, dengan latar belakang perjuangan seorang dewa untuk meyelamatkan seorang putri.

Menariknya, Bade dipilih menjadi salah satu pemeran utama dalam tarian tersebut, ia di arak-arak di atas ogoh-ogoh yang di angkut oleh beberapa penari lainya.

Dalam kisah tarian tersebut, dia (bade) menutus para tentaranya (kera) ia juga memiliki kuasa atas laut, ia tidak ingin laut yang ia kusai itu  di ganggu karena jika lautan itu dirusak dapt merusak ekosistem laut.

Banyak pesan tersirat dalam penampilan itu, serta pertujukan yang sangat memukau ditambah lagi mas Eko berperan sebagai koreo grafernya yang telah melalang buana dikenal sebagai koreografer handal.

Penampilan tarian menyita perhatian para penonton,  tarian yang menyisipkan pesan-pesan penting tentang keberagaman, keberanian, dan kepedulian terhadap ekosistem laut. Saat ditanyakan terkait kegiatan tersebut bade mengungkapkan, kebanggaanya dapat tampil dalam kegiatan tersebut.

Bade menggaku kegiatan itu menjadi sebuah wadah bagi dirinya dan penari lainya sebagai bentuk apresiasi bakat penari lokal yang patut diapresiasi. “Alhamdulillah kita bisa menujukan bahwa dunia bahwa negeri ini kaya akan talenta yang patut di ancungi jempol,” kata Bade.(a)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved