Berita Aceh Jaya

Tim Korem Ledakkan Mortir Temuan Warga

Dandim 0114 Aceh Jaya Letkol INF Alimuddin menyebutkan,  peledakan tersebut dilakukan lantaran kondisi aktif yang tidak memungkinkan untuk dievakuasi

Editor: mufti
IST
LEDAKKAN MORTIR - Petugas meledakkan mortir temuan warga di kebun Desa Sawang, Kecamatan Setia Bakti, Aceh Jaya, Senin (27/5/2024). 

Setelah tim Denpal Korem 012/TU melakukan pengecekan terhadap bahan peledak dan setelah dilakukan pengecekan oleh tim Denpal Korem 012/TU, bahan peledak tersebut dinyatakan masih aktif. Alimuddin, Dandim 0114 Aceh Jaya

SERAMBINEWS.COM, CALANG - Tim Asnik Denpal Korem 012/TU melakukan peledakan sebuah mortir di kawasan Desa Sawang, Kecamatan Setia Bakti, Aceh Jaya, Senin (27/5/2024). Mortir dengan pajang 40 cm dan berdiameter 15 cm itu diketahui setelah ditemukan masyarakat sekitar saat berkebun di lokasi tersebut.

Dandim 0114 Aceh Jaya Letkol INF Alimuddin menyebutkan,  peledakan tersebut dilakukan lantaran kondisi aktif yang tidak memungkinkan untuk dievakuasi ke tempat lain. "Setelah tim Denpal Korem 012/TU melakukan pengecekan terhadap bahan peledak dan setelah dilakukan pengecekan oleh tim Denpal Korem 012/TU, bahan peledak tersebut dinyatakan masih aktif dengan jenis Canon 90," jelas Dandim. "Kemudian setelah adanya petunjuk dilakukan peledakan di lokasi yang sama," tambahnya.

Peledakan itu sendiri, tambah Alimuddin, dipimpin langsung oleh Asnik Denpal Korem 012/TU Kapten Cpl Yudi.

Ia menjelaskan, peledakan sendiri dilakukan dengan cara menggali lubang yang kemudian diletakkan mortir itu ke dalamnya. "Kemudian dilakukan evakuasi bahan peledak tersebut ke lubang yang sudah disiapkan untuk diledakkan," cetusnya.

"Hasil dari peledakan tersebut, bahan peledak tersebut masih memiliki daya ledak yang kuat," lanjutnya. Sementara itu saat ditemukan, bahan peledak tersebut diindentifikasi oleh tim Asnik Den Pal Korem  berjenis Canon 90. Ini  adalah bahan peledak dari Kaveleri dan dalam kondisi akrif, namun sudah tidak memiliki pen.

"Saat dicek pen sudah terlepas, sehingga diambil tindakan untuk diledakkan di lokasi penemuan," ungkapnya. "Kegiatan evakuasi peledakan bahan peledak tersebut selesai pukul 18.00 WIB dalam keadaan aman dan lancar," tutup Dandim. Dandim menyebutkan, mortir ini diperkirakan peninggalan perang. Begitupun, tidak dijelaskan detail perang yang mana. Mengingat mortir dalam kondisi aktif, mereka kesulitan untuk mengindentifikasi secara lebih detail.(rb)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved