Selasa, 14 April 2026

Berita Banda Aceh

Pemko Banda Aceh Kembali Gelar Pangan Murah, Jelang Idul Adha 1445 H

Pemerintah Kota (Pemko) Banda Aceh, melalui Dinas Pangan Pertanian Kelautan dan Perikanan (DP2KP) kembali melaksanakan Gerakan Pangan Murah

|
Editor: IKL
SERAMBINEWS/SYAMSUL AZMAN
Pj Sekda Kota Banda Aceh, Wahyudi, S.STP, M.Si menyerahkan paket Gerakan Pangan Murah, setelah ditebus masyarakat, Selasa (4/6/2024), berlokasi di di Kantor DP2KP, tepatnya di Jalan Tgk Dikandang Nomor 31A Gampong Pande, Kecamatan Kutaraja, Kota Banda Aceh. 

BANDA ACEH - Pemerintah Kota (Pemko) Banda Aceh, melalui Dinas Pangan Pertanian Kelautan dan Perikanan (DP2KP) kembali melaksanakan Gerakan Pangan Murah, Selasa (4/6/2024).

Acara tersebut dilaksanakan selama tiga hari, mulai hari Selasa s/d Kamis (4-6/6/2024) berlokasi di Kantor DP2KP, tepatnya di Jalan Tgk Dikandang Nomor 31A Gampong Pande, Kecamatan Kutaraja, Kota Banda Aceh.

Dalam kesempatan Gerakan Pangan Murah kali ini, turut dihadiri Pk Sekda Kota Banda Aceh, Wahyudi, S.STP, M.Si, Kasdim 0101/KBA, Sugi Hantoro, Wakapolresta Banda Aceh, Satya Yudha Prakasa, Deputi Perwakilan Bank Indonesia, Prabu Dewanto, Staf Kajari Kota Banda Aceh, Luthfan.

Pj Sekda Kota Banda Aceh, Wahyudi, setelah meninjau Gerakan Pangan Murah, pada Serambi menyebut, agenda yang dilakukan Pemko Banda Aceh, melalui DP2KP merupakan bentuk untuk mengendalikan inflasi.

"Gerakan Pangan Murah ini, adalah bentuk untuk mengendalikan inflasi di Banda Aceh, Pemko melalui DP2KP mencoba untuk menjaga kestabilan harga bahan pokok di pasar, selain Gerakan Pangan Murah, kita juga ada kegiatan Pasar Murah dari Disperindag, Pemko Banda Aceh intens menjaga kestabilan pangan apalagi menjelang Idul Adha 1445 H," ujarnya.

Selanjutnya, Kepala Dinas Pangan Pertanian Kelautan dan Perikanan Kota Banda Aceh M.Nurdin S.Sos. M.Si, menerangkan DP2KP menyediakan empat komoditas dalam Gerakan Pangan Murah, yakni Beras 5 kg, minyak goreng 2 kg, gula 2 kg dan telur satu papan.

"Untuk mendapatkan komoditas yang disediakan, warga hanya perlu menebus sebesar Rp 152 ribu (sudah disubsidi Rp 50 ribu) per paket. Selain empat komoditas itu, DP2KP juga menyediakan pangan lain yakni cabai, bawang, tomat dan kentang," ungkap Nurdin.

Sebagai informasi, kegiatan yang dilaksanakan Pemerintah Kota Banda Aceh menjelang Idul Adha ini, bertujuan untuk membantu masyarakat Banda Aceh membeli kebutuhan bahan pangan dengan harga lebih terjangkau.

Sekda Kota Banda Aceh, Wahyudi, Kasdim 0101/KBA, Sugi Hantoro, Wakapolresta Banda Aceh, Satya Yudha Prakasa, Deputi Perwakilan Bank Indonesia, Prabu Dewanto, Staf Kajari Kota Banda Aceh, Luthfan dan Kepala Dinas Pangan Pertanian Kelautan dan Perikanan Kota Banda Aceh M.Nurdin foto bersama setelah penyerahan paket Gerakan Pangan Murah kepada warga secara simbolis, Selasa (4/6/2024).
Pj Sekda Kota Banda Aceh, Wahyudi, Kasdim 0101/KBA, Sugi Hantoro, Wakapolresta Banda Aceh, Satya Yudha Prakasa, Deputi Perwakilan Bank Indonesia, Prabu Dewanto, Staf Kajari Kota Banda Aceh, Luthfan dan Kepala Dinas Pangan Pertanian Kelautan dan Perikanan Kota Banda Aceh M.Nurdin foto bersama setelah penyerahan paket Gerakan Pangan Murah kepada warga secara simbolis, Selasa (4/6/2024). (SERAMBI/SYAMSUL AZMAN)

Gerakan Pangan Murah merupakan salah satu strategi Pemerintah dalam pengendalian inflasi daerah yang dilaksanakan disetiap daerah Provinsi, Kabupaten/Kota untuk menjaga ketersedian pasokan dan harga bahan pangan pokok dengan harga yang terkendali dan dapat dibeli dengan harga yang terjangkau oleh masyarakat.

Gerakan Pangan Murah yang dilaksanakan Pemko Banda Aceh, merupakan fokus dan perhatian khusus Pj Walikota Banda Aceh Amiruddin, SE. M.Si untuk melaksanakan 9 langkah Pengendalian Inflasi yang telah ditetapkan Pemerintah untuk pengendalian inflasi daerah.

Proses pengendalian inflasi ini juga turut dilakukan evaluasi melalui rapat koordinasi pengendalian inflasi oleh Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia.

Upaya serius yang telah dilakukan oleh Pemerintah Kota Banda Aceh dalam pengendalian inflasi daerah telah mampu menjaga angka inflasi yang terkendali dengan baik di Indonesia.

Hingga periode bulan April 2024 persentase inflasi daerah Kota Banda Aceh menduduki peringkat 3 kota terendah dengan angka inflasi 2.16 persen, jauh di bawa rata-rata angka inflasi nasional yang mencapai 3.0 persen menjadi kota yang memiliki persentase inflasi terbaik di Provinsi Aceh.(*)

.
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved