Berita Pidie Jaya
112 Warga Pidie Jaya Tertipu Pria Imingi Rumah Bantuan dari Perkim Aceh, Pelaku Dilimpahkan ke Jaksa
Pria berinisial AC (43), warga salah satu gampong di Kecamatan Ulim, Pidie Jaya ini mengimingi para korban mendapat rumah bantuan untuk duafa dari Din
Penulis: Idris Ismail | Editor: Mursal Ismail
Pria berinisial AC (43), warga salah satu gampong di Kecamatan Ulim, Pidie Jaya ini mengimingi para korban mendapat rumah bantuan untuk duafa dari Dinas Perkim Aceh.
Laporan Idris Ismail I Pidie Jaya
SERAMBINEWS.COM, MEUREUDU - Sebanyak 112 warga dari tiga kecamatan di Pidie Jaya (Pijay) tertipu pria yang mengaku dari Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman atau Perkim Aceh.
Pria berinisial AC (43), warga salah satu gampong di Kecamatan Ulim, Pidie Jaya ini mengimingi para korban mendapat rumah bantuan untuk duafa dari Dinas Perkim Aceh.
Ini bukan kasus baru, melainkan sudah beberapa bulan sebelumnya ditangani pihak Satuan Reskrim Polres Pidie Jaya.
Informasi terbaru, pihak Satuan Reskrim Polres Pidie Jaya melimpahkan berkas dan tersangka perkara ini ke Kejaksaan Negeri atau Kejari Pidie Jaya, Kamis (6/6/2024) sore.
Pelimpahan berjas dan tersangka perkara ini disampaikan Kapolres Pidie Jaya, AKBP Dodon Priyambodo SH SIK MSi melalui Kasat Reskrim, Iptu Irfan, kepada Serambinews.com seusai pelimpahan ini kemarin.
"Perbuatan itu sudah dilakukan tersangka sejak sebelum bulan puasa 1445 Hijriah lalu atau persisnya pada 31 Maret sampai 28 April 2024.
Sebanyak 112 warga yang korban penipuan tersangka berasal dari sejumlah gampong dalam tiga kecamatan di Pidie Jaya, yaitu dari Kecamatan Triengadeng, Panteraja dan Bandar Baru," kata Kasat Reskrim.
Baca juga: Tangan-tangan Terampil TNI Lahirkan Karya Terindah di Pelosok Aceh Barat
Lebih lanjut, Kasat Reskrim, merincikan 44 korban dari sepuluh gampong di Kecamatan Tringgadeng, 24 korban dari enam gampong di Kecamatan Panteraja, dan 44 korban dari sebelas gampong di Kecamatan Bandar Baru.
Iptu Irfan mengatakan tersangka yang mengaku-ngaku sebagai Pegawai Dinas Perkim Aceh mendatangi para korban dan menawarkan rumah bantuan layak huni kepada korban yang tergolong miskin tersebut.
Tetapi syaratnya para korban harus menyerahkan sejumlah uang untuk administrasi.
Akhirnya kasus ini terungkap karena rumah bantuan yang dijanjikan tersangka kepada para korban ternyata tak ada.
Atas kasus ini, Kasat Reskrim kembali mengingatkan warga agar tak mudah terbujuk rayuan orang yang belum mereka kenal yang menjanjikan rumah bantuan atau berbagai bantuan lainnya.
"Sebelum menerima tawaran bantuan, cek terlebih dahulu keaslian indentitas orang yang menawarkan dan berkoordinasi dengan pihak resmi, baik dari Pemerintahan Gampong, Kecamatan maupun Kabupaten," imbaunya. (*)
Baca juga: Juli, Semua Venue PON Harus Tuntas
| Balita di Pijay Didera Hidrosefalus Sejak Lahir, Polsek Bandar Baru Salurkan Bantuan |
|
|---|
| Dosen dan Mahasiswa Universitas Serambi Mekkah Pulihkan Akses Air Bersih dan Sanitasi di Pidie Jaya |
|
|---|
| Puskesmas Meureudu Dapat Ambulans Bantuan Presiden, Diserahkan Bupati Nyak Syi |
|
|---|
| Jembatan Aramco Rampung, Akses Bagi Warga Panton Raya–Tampui, Pijay Lancar |
|
|---|
| Saat Talkshow, Direktur UJA Ulas Kemandrian Pesantren DJA, Sedekah Rp 1.000 dan Bangun Rumah Duafa |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/penipu-di-Pijay1.jpg)