Idul Adha

Bolehkah Puasa Tarwiyah dan Arafah Saja Tanpa Puasa Dzulhijjah? Inilah Hukum Penjelasannya

Bulan Dzulhijjah adalah salah satu waktu yang sangat istimewa dalam kalender Islam, dengan banyak keutamaan bagi umat Muslim

Editor: Nur Nihayati
SERAMBINEWS.COM/SAFRIADI SYAHBUDDIN
Bacaan niat Puasa Tarwiyah dan Puasa Arafah yang dilaksanakan pada 8 dan 9 Dzulhijjah. 

Bulan Dzulhijjah adalah salah satu waktu yang sangat istimewa dalam kalender Islam, dengan banyak keutamaan bagi umat Muslim
 
SERAMBINEWS.COM - Hari Raya Idul Adha 1445 H sudah dekat. Jangan lewatkan menunaikan Puasa Arafah dan Tarwiyah.

Keutamaan mengerjakan puasa ini diampuni dosa setahun sebelumnya.

Untuk itu selagi masih diberi umur sebaiknya tidak melupakan puasa sunah ini.

Penjelasan mengenai apakah boleh puasa Tarwiyah dan Arafah Saja tanpa puasa Dzulhijjah? 

Berikut penjelasan lengkap beserta niat puasa Tarwiyah dan niat puasa Arafah yang wajib diketahui oleh muslim yang ingin melaksanakannya.

Bulan Dzulhijjah adalah salah satu waktu yang sangat istimewa dalam kalender Islam, dengan banyak keutamaan bagi umat Muslim yang memperbanyak ibadah.

Di antara ibadah yang dianjurkan adalah puasa sunah, terutama pada hari Tarwiyah (8 Dzulhijjah) dan Arafah (9 Dzulhijjah).

Pertanyaannya, bolehkah kita hanya berpuasa pada hari Tarwiyah dan Arafah tanpa menjalankan puasa Dzulhijjah?

Penjelasan, Bolehkah Puasa Tarwiyah dan Puasa Arafah Tanpa Puasa Dzulhijjah?

Puasa Tarwiyah dan Arafah adalah dua dari serangkaian puasa sunah yang dianjurkan dalam bulan Dzulhijjah, khususnya pada tanggal 8 dan 9 Dzulhijjah.

Sementara itu, puasa Dzulhijjah biasanya merujuk pada puasa selama sembilan hari pertama bulan tersebut.

Secara hukum, berpuasa hanya pada hari Tarwiyah dan Arafah tanpa berpuasa pada hari-hari sebelumnya di bulan Dzulhijjah adalah boleh.

 Tidak ada kewajiban untuk berpuasa pada sembilan hari pertama Dzulhijjah secara berurutan atau menyeluruh.

Meskipun sangat dianjurkan untuk memperbanyak ibadah dan puasa pada sepuluh hari pertama Dzulhijjah karena keutamaan dan pahala yang besar, hal ini tidak mengikat secara fardhu (wajib).

Para ulama sepakat bahwa puasa pada hari-hari tertentu seperti Arafah memiliki keutamaan tersendiri yang bisa diamalkan secara terpisah dari puasa lainnya di bulan Dzulhijjah.

Dengan demikian, jika seseorang hanya ingin berpuasa pada hari Tarwiyah dan Arafah saja, hal tersebut tetap mendapat pahala dan tidak mengurangi keutamaan dari puasa tersebut.

Berpuasa pada hari Tarwiyah dan Arafah saja tanpa berpuasa pada hari-hari lainnya di bulan Dzulhijjah adalah boleh dan tetap mendapat pahala yang dijanjikan dalam hadits.

Meskipun begitu, berpuasa lebih banyak di bulan Dzulhijjah juga dianjurkan karena termasuk dalam hari-hari yang disukai Allah SWT untuk diperbanyak ibadah dan amal saleh.

Jadwal Puasa Arafah dan Puasa Tarwiyah 2024
Puasa Tarwiyah

Puasa Tarwiyah dikerjakan setiap tanggal 8 Dzulhijjah, artinya dapat dilaksanakan umat muslim pada Sabtu, 15 Juni 2024.

Puasa Arafah

Puasa Arafah dilaksanakan pada 9 Dzulhijjah, artinya berdasarkan kalender masehi dilaksanakan pada Minggu, 16 Juni 2024.

Niat Puasa Arafah dan Puasa Tarwiyah 2024
• Niat puasa Tarwiyah

نويتُ صومَ تَرْوِيَة سُنّةً لله تعالى

Nawaitu shauma tarwiyata sunnatan lillahi ta’ala

Artinya, "Saya niat puasa sunah Tarwiyah karena Allah Ta'ala."

• Niat puasa Arafah

نَوَيْتُ صَوْمَ عَرَفَةَ سُنَّةً لِّلِه تَعَالَى

Nawaitu shouma arafata sunnatan lillahi ta'ala

Artinya: “Saya niat puasa Arafah, sunah karena Allah ta’ala.” (*)


Artikel ini telah tayang di TribunKaltim.co dengan judul Apakah Boleh Puasa Tarwiyah dan Arafah Saja Tanpa Puasa Dzulhijjah? Inilah Hukum Penjelasannya, 

Berita terkait lainnya

Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved