Breaking News
Sabtu, 25 April 2026

Berita Banda Aceh

Suhu di Aceh Kategori Ekstrem Capai 36 Derajat Celcius

“Suhu maksimum pada siang hari dapat mencapai 35-36 derajat celcius yang masuk kategori ekstrem." BUDI HUTASOIT, Forecaster on Duty BMKG Kelas I SIM

Editor: mufti
SHUTTERSTOCK/VladisChern
Ilustrasi cuaca panas 

“Suhu maksimum pada siang hari dapat mencapai 35-36 derajat celcius yang masuk kategori ekstrem." BUDI HUTASOIT, Forecaster on Duty BMKG Kelas I SIM

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kelas I Sultan Iskandar Muda (SIM) mengeluarkan peringatan dini akan potensi cuaca panas ekstrem yang bisa mencapai 35-36 celcius di wilayah Aceh.

Forecaster on Duty BMKG Kelas I SIM, Budi Hutasoit, mengatakan, saat ini suhu maksimum wilayah Aceh umumnya berkisar di 33-35 C. "Khususnya wilayah Banda Aceh dan sekitarnya, suhu maksimum pada siang hari dapat mencapai 35-36 derajat celcius yang masuk kategori ekstrem," kata dia saat dikonfirmasi Serambi, Sabtu (15/6/2024)

Dia mengatakan, cuaca tersebut terjadi karena umumnya beberapa wilayah Aceh sedang memasuki musim kemarau, khususnya daerah Banda Aceh, Aceh Besar, Pidie hingga bagian utara dan timur Aceh dan sekitarnya.

Dikatakan, cuaca panas ini masih dapat terjadi hingga dalam seminggu ke depan. Meski begitu, juga masih terdapat potensi terjadinya hujan sedang hingga deras yang dapat disertai kilat dan petir. "Khususnya di wilayah barat selatan Aceh dan bagian tengah Aceh pada 15 dan 16 Juni 2024," ungkapnya.

Akibat cuaca panas tersebut, sinar UV diperkirakan berada dalam paparan kategori bahaya, sedang hingga tinggi, terutama pada jam 11.00 WIB sampai 15.00 WIB.

Ia mengimbau agar masyarakat untuk mengurangi intensitas lamanya beraktivitas di luar ruangan pada jam tersebut dan memakai pelindung tubuh ataupun olesan pelembab tabir surya ketika beraktivitas di luar ruangan.

"Dan ini masuk dalam kategori resiko yang sangat berbahaya. Sehingga harus diwaspadai agar masyarakat, yang terlalu banyak beraktifitas diluar ruangan. Boleh keluar kalau pakai sunblock," ungkapnya.

Pasalnya suhu dalam beberapa hari ini cukup panas, hal biasa yang terjadi di masa peralihan. Untuk puncak musim kemarau sendiri diprediksi terjadi, Juni hingga Agustus.

Budi juga mengimbau masyarakat untuk tidak meninggalkan api di area lahan dan bangunan yang mudah terbakar serta tidak membuka lahan dengan cara membakar. Masyarakat Aceh, khususnya di wilayah barat-selatan dan tengah diimbau tetap waspada masih adanya potensi hujan sedang hingga deras yang dapat disertai kilat serta petir dan angin kencang. "Untuk itu tetap berhati-hati dalam beraktivitas terutama di luar ruangan," pungkasnya.(iw)

 

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved